Misalnya pria pengendara Jeep Wrangler ini. Untuk mendokumentasikan aksinya memburu buaya, dia menggunakan tongkat selfie sambil nyetir.
Karena terlalu asyik melihat kamera, dia malah tidak ngeh dengan mobil yang di depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kaca mobil pun jadi pecah. Untung saja kecepatan mobil tidak terlalu kencang, jadi si pria bisa selfie lagi di tempat yang lebih aman dan saat tidak sedang menyetir.
Dalam sebuah riset riset oleh IAM terhadap 500 pengemudi terlihat sembilan persen dari pengemudi mengaku telah selfie saat mengemudi dalam sebulan terakhir. Uniknya, dari angka tersebut wanita justru tidak terlalu terobsesi dengan selfie saat mengemudi dibandingkan laki-laki. Hanya lima persen wanita mengaku mereka telah selfie saat mengemudi dibanding pria yang mencapai 12 persen.
Sementara itu, delapan persen dari pengemudi mengaku, mereka telah mengemudi sambil menggunakan aplikasi video call. Hal itu meningkat 16 persen di antara usia 18 sampai 24 tahun.
Studi sebelumnya yang juga dilakukan IAM pada 2012 lalu menunjukkan, penggunaan smartphone saat mengemudi lebih berbahaya daripada mengemudi akibat mengkonsumsi alkohol. Sebab, waktu reaksi pengemudi bakal lebih lambat sehingga sulit untuk tetap di jalurnya dan kurang mampu beradaptasi dengan jalan.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih