'"Kadang hidup di mobil menjadi hal yang lumrah, karena sepertiga waktu dalam sehari (6-8 jam) dihabiskan di jalan," ujar psikolog Ajeng Raviando di sela-sela test drive Toyota Vios di Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/5/2013) malam.
Dia menuturkan kebutuhan untuk hidup dalam mobil tadi menyebabkan masyarakat kaum urban terutama eksekutif muda yang membutuhkan mobilitias tinggi mempunyai kriteria sendiri dalam memilih kendaraan sesuai konsep diri dan gaya hidupnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi fitur mobil sekarang makin canggih, misalkan dengan fitur-fitur komunikasi. "Kebutuhan komunikasi untuk terus berkomunikasi dengan siapa pun, kapan pun, ini yang terbantu bila mobil punya fitur voice command
Dengan berbagai fitur komunikasi dan hiburan, pengendara bisa sedikit mengurangi stress. "Kalau berjam-jam di mobil kalau perangkat itu tidak berguna maka kenyamanan akan berkurang, dan itu sangat penting," ujarnya.
(ddn/ikh)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!