Cegah Anak Nyetir, Pemerintah Harus Bantu Polisi

Oto Fokus

Cegah Anak Nyetir, Pemerintah Harus Bantu Polisi

Muhammad Ikhsan - detikOto
Selasa, 28 Mei 2013 14:00 WIB
Cegah Anak Nyetir, Pemerintah Harus Bantu Polisi
Jakarta - Aksi anak di bawah umur mengendarai mobil dan motor sudah bukan pemandangan baru lagi di Indonesia. Fenomena ini terjadi dari kota besar hingga seluruh pelosok di Indonesia dan sepertinya sulit dicegah.

Training Director Jakarta Defensive Driving Center (JDDC), Jusri Pulubuhu mengatakan fenomena ini bisa dipecahkan andai saja Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan polisi.

Kedua instansi tersebut membantu kepolisian mensosialisasikan betapa bahayanya mengendarai kendaraan di bawah umur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Polisi saja tidak cukup, harus ada yang bantu, seperti Kemendiknas dan Kominfo. Kominfo punya alat yang baik. Sehingga bahaya pengendara di bawah umur sampai ke masyarakat kecil," ucap Jusri.

Jusri pun sangat menyesalkan mengapa fenomena ini terus terjadi karena tidak keseriusan pemerintah dalam memecahkan kasus yang sudah mengakar di setiap kalangan masyarakat tersebut.

Karena itu, setiap golongan masyarakat harus mengantisipasi kejadian ini. Dia menambahkan sudah sepatutnya untuk dipahami bahwa mengendarai mobil dibutuhkan kemampuan khusus.

Paling tidak, sang pengemudi sudah harus paham betul apa yang dia dikendarai. Jika tidak kesalahpahaman pengemudi yang tidak mampu mengontrol kecepatan mobil akan terus terjadi, dan otomatis kecelakaan di jalan raya meningkatkan.

"Orangtua harus mengantisipasi ini jika tidak kecelakaan akan bertambah banyak," tutupnya.

(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads