Pengguna mobil Hyundai i30 di Australia ini, Mali Hannun, mencak-mencak di laman Facebook Australia setelah merasa diler tempat mobilnya diservis, menipu dirinya dengan ongkos perbaikan 'siluman' alias tidak perlu.
Mali Hannun menuduh diler Bartons Hyundai di Brisbane membuat biaya perbaikan yang keliru setelah dia disuruh membayar uang senilai 700 dolar Australia untuk perbaikan mobil standar yang biasanya membutuhkan 300 dolar Australia saja.

"Saya langsung kembali ke Hyundai dan mengatakan kepada manajer layanan soal ini. Dia (manajer) hanya duduk saja di kursinya selama saya marah dan dia menjelaskan bahwa mungkin ada kesalahan ketik di faktur," kicau Hannun dalam Facebook seperti dilansir theage, Kamis (4/4/2013).
Postingan Hannun setidaknya mendapat respon lebih dari 35.000 komentar, yang sebagian besar menyalahkan pihak diler.
Beruntung, Hyundai Australia bersedia bertanggungjawab atas kejadian tersebut, dan lewat juru bicara perusahaan Hyundai mengakui bahwa adanya kesalahan di pihak Hyundai.
"Ada angguan komunikasi antara service advisor dan teknisi," kata juru bicara Hyundai.
"Sebanyak 70 mobil per hari datang ke diler, sehingga kesalahan dapat terjadi. Dalam kasus ini kami masih bekerja dengan diler untuk menyelidiki bagaimana hal itu terjadi. Jika telah terjadi gangguan dalam prosedur atau kegagalan, kami akan bekerja sama dengan diler untuk memastikan tidak seperti itu terjadi lagi," lanjutnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun