Komunitas Hyundai Trajet Punya Jenderal Baru

Komunitas Hyundai Trajet Punya Jenderal Baru

- detikOto
Minggu, 25 Nov 2012 14:12 WIB
Komunitas Hyundai Trajet Punya Jenderal Baru
dok. TFC
Solo - Selain menggelar musyawarah besar (mubes) untuk memilih ketua umum baru, Jambore Trajet Family Club (TFC) 2012 yang dipusatkan di Solo pada 15-17 November 2012 juga diwarnai family gathering, wisata kuliner, dan kegiatan lainnya.

Konvoi puluhan mobil Hyundai Trajet dari Jabodetabek meluncur menuju Solo terbagi dalam dua rombongan. Konvoi pertama berangkat dari Rest Area Km 39 Tol Jakarta-Cikampek pada Rabu (14/11) pukul 22.00 WIB. Menyusuri jalur tengah Sadang via Pantura, konvoi tiba di Hotel Lorin, Solo, pukul 15.00 WIB, Kamis (15/11). Sementara itu, konvoi kedua meluncur dari titik yang sama pukul 04.00 WIB, Kamis (15/11), melalui jalur selatan dan tiba di tujuan pada pukul 21.00 WIB.

Agenda pertama Jambore TFC 2012 pada Jumat (16/11) adalah family gathering di Taman Wisata Griya Gayatri, Tawangmangu. Konvoi 52 unit Hyundai Trajet bergerak dari Hotel Lorin pukul 10.00 WIB dengan pengawalan Patwal Polres Sukoharjo, menembus kepadatan lalu lintas Solo pada perayaan Tahun Baru Islam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pukul 10.45 WIB, konvoi tiba di Tawangmangu. Mereka disambut para member TFC dari Jatim dan Bali yang tiba terlebih dulu di lokasi yakni pukul 09.00 WIB. Rombongan TFC Jatim-Bali start dari Tol Mojokerto pada Jumat (16/11) dinihari pukul 02.00 WIB, melintasi jalur Nganjuk- Madiun- Magetan dan Sarangan, Gunung Lawu. Total ada 65 member beserta keluarga yang mengikuti gathering ini dengan 50 unit Trajet.

Sesuai tradisi TFC, family gathering selalu diawali dengan perkenalan member dan keluarga oleh setiap ketua wilayah, dilanjutkan salat jumat, makan siang, hiburan, dan pembagian doorprize. Di tengah hawa dingin dataran tinggi Tawangmangu, keakraban antara para member dan keluarga terjalin erat dalam suasana yang hangat.

Tepat pukul 16.30 WIB, acara selesai. Seluruh rombongan pun kembali ke hotel. Pada Jumat malam, para member dan keluarga berburu wisata kuliner khas Solo seperti nasi gudeg ceker, mi jowo, goreng burung dara, dan susu murni.

Mubes TFC digelar mulai pukul 21.30 WIB setelah para member kembali ke hotel. Seperti diberitakan sebelumnya, mantan Koordinator Divisi Humas TFC Aries Tresnadi terpilih sebagai ketua umum baru periode 2012-2013 menggantikan Antonius Ambar yang telah menjabat selama dua periode.

Seusai mubes, pada Sabtu (17/11) pagi, acara Jambore dilanjutkan dengan berwisata keliling Solo. Para member TFC kembali berkonvoi antara lain mengunjungi sentra batik di Pasar Klewer, Keraton Solo, dan wisata batik laweyan. Pukul 13.00 WIB, seluruh rangkaian acara resmi ditutup dan rombongan kembali ke daerah masing-masing.

Jadi Ketua Umum TFC, Aries Usung Otonomi Wilayah

Fenomena pejabat kehumasan atau juru bicara dipilih menjadi pucuk pimpinan sebuah organisasi tak hanya terjadi pada institusi penyelenggara negara. Hal yang sama terjadi pada Trajet Family Club (TFC), klub automotif para fanatik mobil bongsor keluaran Korea Selatan, Hyundai Trajet, yang kini telah memiliki hampir 400 member.

Aries Tresnadi, Koordinator Divisi Humas TFC periode 2010-2011 dan 2011-2012, terpilih sebagai ketua umum baru TFC untuk periode 2012-2013. Dia menggantikan Antonius Ambar yang telah menjabat sebagai ketua umum dua periode berturut-turut.

Dalam Musyawarah Besar (Mubes) III TFC yang digelar di Solo, Jawa Tengah, 16 November lalu, Aries meraih suara terbanyak di antara empat kandidat yang dicalonkan para peserta. Proses pemilihan ketua umum baru TFC 2012-2013 berlangsung dua putaran, dengan pemilik hak suara 52 peserta.

Putaran pertama diikuti empat kandidat yakni Aries Tresnadi (TFC 017), Fredi Darmawan (TFC 065), Panji Adhisetiawan (TFC 098), dan Andry Aldynes (TFC 159). Aries dan Fredi lolos ke putaran kedua dengan suara terbanyak. Di putaran kedua, Aries mengungguli Fredi dengan skor 30-22.

Mubes merupakan agenda inti dari rangkaian Jambore TFC, 15-17 November 2012. Jambore adalah event akbar tahunan TFC yang biasa digelar menjelang tutup tahun. Kali ini, Jambore TFC diikuti ratusan member dari berbagai wilayah yakni Jabodetabek, Jawa Barat, Banten, Jateng-DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, dan Kaltim.

Dalam laporan pertanggungjawabannya, Ketua Umum TFC periode 2011-2012 Antonius Ambar (TFC 003) antara lain memaparkan bahwa sepanjang kepemimpinannya, keanggotaan TFC bertambah 100% dari 188 member per Desember 2011 menjadi 397 member per November 2012. Semua kegiatan touring baik lokal maupun lintas wilayah berjalan lancar dan sukses di antaranya TFC Goes to Garut, TFC Yogya Kembali, TFC Bromo Challenge, dan yang paling jauh yaitu TFC End of Year Goes to Bali.

Setiap touring selalu diisi dengan berbagai kegiatan sosial kepada warga di sekitar lokasi tujuan. Bahkan, pada April 2012, Divisi Sosial TFC menggelar kegiatan besar-besaran Donor Darah Insan automotif di Pasar Festival, Jakarta. Kegiatan ini diikuti ratusan perwakilan dan keluarga besar dari 20 klub automotif.

Sementara itu, Ketua Umum baru TFC, Aries Tresnadi, menyatakan, program kerjanya setahun ke depan akan menitikberatkan pada β€œotonomi wilayah”. Menurut dia, otonomi wilayah dapat mengimbangi pesatnya perkembangan kuantitas member TFC baik di Jabodetabek maupun di daerah lain.

β€œSudah saatnya wilayah berkembang dan berkreasi sendiri dalam membesarkan TFC lebih mantap lagi tanpa harus selalu dikomando dari pusat. Peran ketua wilayah sangat strategis. Dia harus jeli melihat peluang dan membuat program kerja lokal agar potensi para member lebih tergali lagi,” jelas Aries.

Dia melanjutkan, ketua wilayah juga memiliki wewenang membentuk jajaran pengurus lokal tingkat wilayah untuk semakin mendinamiskan kinerja TFC. Seluruh program kerja wilayah bakal disinergikan menjadi sebuah program kerja nasional TFC 2012-2013.

Dalam setahun terakhir pada masa kepengurusan Antonius Ambar, telah terbentuk enam wilayah yakni Jabodetabek; Wilayah Banten; Wilayah Jawa Barat; Wilayah Jawa Tengah-DIY; Wilayah Jawa Timur-Bali, Indonesia Tengah, dan Timur; serta Wilayah Sumatera.

β€œMemang ada pembinaan dan pengawasan dari pusat, tapi pengurus wilayah tak perlu selalu menunggu instruksi dan bergantung pada pusat dalam berkegiatan. Inisiatif sangat didukung. Yang penting koordinasi dan komunikasi,” terang Aries dalam keterangan resmi yang detikOto terima.


(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads