Gadis bernama Agnes Collier itu mendapat kompensasi sampai Rp 352,2 miliar. Ini adalah rekor kompensasi pribadi terbesar di Inggris.
DIlansir The Telegraph, cerita bermula ketika pada bulan Maret tahun 2009 Agnes dan kakaknya, Rufus bersama ibunya Karen Hood tengah melakukan perjalanan.
Namun di tengah perjalanan mobil Audi yang dikendarai keluarga tersebut terserempet sebuah BMW yang membuat mobilnya keluar jalur dan mengalami kecelakaan serta menabrak lori.
Akibat kejadian itu, ibu Agnes tewas dan Agnes yang kini berusia 17 pun lumpuh karena beberapa tulangnya hancur, Rufus terluka parah. Meski begitu, Agnes tidak mau menyerah pada kelumpuhan dan terus belajar hingga akhirnya kini tetap bisa sekolah Cheltenham Ladiesβ College dan ingin terus meneruskan pendidikannya.
Karena itu, hakim pengadilan tinggi di Inggris pun memerintahkan asuransi membayar kompensasi sebanyak 7,25 juta atau sekitar Rp 111 miliar. Hakim juga memberikan keistimewaan pembayaran pajak 270.000 pounds (Rp 4,1 miliar) per tahun selama sisa hidup Agnes.
Di luar kedua hal itu, pengacara Agnes Paul Paxton mengatakan kalau bila diberi umur normal dan kompensasi-kompensasi dari sumber lain, maka total Agnes akan mendapatkan 23 juta pounds atau sekitar Rp 352,2 miliar sebagai kompensasi atas kecelakaan itu.
Asuransi yang menaungi Agnes pun setuju dengan hal itu dan ini merupakan kompensasi terbesar yang pernah dicapai dalam kasus cedera pribadi di Inggris dan Wales.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan ayah Agnes maupun Agnes sendiri sudah memaafkannya dan tidak ingin melihat dia dipenjara.

Anthony Norton dan Karen Hood (The Telegraph)
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek