49% Pengemudi Inggris Mulai Kepincut Mobil China

49% Pengemudi Inggris Mulai Kepincut Mobil China

Hafizh Gemilang - detikOto
Minggu, 06 Sep 2026 15:10 WIB
Jaecoo J7 SHS di Inggris
Foto: dok. Jaecoo UK
Jakarta -

Mobil China semakin dilirik konsumen Inggris. Survei terbaru platform otomotif Carwow menunjukkan, 49% pengemudi di Inggris mempertimbangkan merek China sebagai mobil berikutnya.

Angka ini menjadi yang tertinggi yang pernah dicatat Carwow. Pada semester pertama 2026, hanya 35% pengemudi yang mempertimbangkan mobil China, sementara pada semester kedua 2025 angkanya mencapai 39%.

Tren kenaikan sudah terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Pada semester pertama 2023, hanya 24% pengemudi yang mengatakan akan mempertimbangkan mobil China untuk kendaraan berikutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Minat konsumen juga tercermin dari aktivitas di platform Carwow. Porsi leads untuk merek mobil China meningkat lebih dari dua kali lipat, dari 14% pada semester pertama 2025 menjadi 30% pada semester pertama 2026.

ADVERTISEMENT

Sebaliknya, porsi leads untuk merek non-China turun dari 86% menjadi 70% pada periode yang sama.

Dalam konteks platform Carwow, leads merupakan aktivitas pengguna yang menunjukkan minat untuk mencari atau mempertimbangkan mobil, misalnya meminta penawaran atau menghubungi dealer melalui platform.

Tim editorial Carwow menyebutkan bahwa harga menjadi salah satu alasan utama konsumen Inggris mulai melirik mobil China. Sebanyak 42% pengemudi yang mempertimbangkan merek China menyebut value for money sebagai faktor utama.

Persentase itu meningkat dari 36% pada semester pertama 2026. Namun, perubahan minat konsumen tidak hanya berkaitan dengan harga.

"Pembeli mulai meninggalkan loyalitas terhadap merek dan mencari teknologi yang mengesankan serta nilai yang sepadan," ujar Chief Customer, Marketing & Media Officer Carwow Ben Carter dalam rilis resminya.

Menurutnya, konsumen mulai mengurangi loyalitas terhadap merek tertentu dan lebih memperhatikan teknologi serta nilai yang ditawarkan sebuah mobil.

Merek-merek China kini semakin dikenal di Inggris. BYD, misalnya, sudah dikenal oleh 71% pengemudi yang disurvei Carwow. Pada 2023, tingkat pengenalannya baru 28%.

Jaecoo juga mencatat kenaikan tingkat pengenalan dari 46% menjadi 69% dalam setahun. Chery naik dari 16% menjadi 50%, sedangkan Omoda meningkat dari 42% menjadi 57%.

Xpeng ikut mengalami pertumbuhan. Tingkat pengenalan terhadap merek itu naik dari 8% pada 2023 menjadi 20% saat ini.

Di sisi lain, jumlah pengemudi yang tidak mengenal satu pun merek China dalam daftar survei Carwow terus berkurang. Pada semester kedua 2025 angkanya masih 23%, kini turun menjadi 16%.

Data penjualan mobil China di Inggris juga menunjukkan tren yang positif. Salah satunya Jaecoo. Merek satu grup Chery ini mencatat 2.022 registrasi JAECOO 7 pada Agustus 2026 dan menempati posisi kedua mobil terlaris di Inggris.

JAECOO 5 juga masuk posisi keempat dengan 1.670 unit. Dari rilis resminya diklaim secara gabungan, OMODA dan JAECOO mencatat 6.238 registrasi pada Agustus dengan pangsa pasar 6,62%.



(mhg/rgr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads