×
Ad

Konsumsi Meledak, Harga Pertalite Bakal Naik?

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Rabu, 02 Sep 2026 07:35 WIB
Harga Pertalite bakal naik? Foto: Gilang Faturahman/detikFoto
Jakarta -

Setelah harga bahan bakar nonsubsidi mengalami kenaikan, pemilik kendaraan ramai-ramai pindah ke Pertalite. Kondisi tersebut membuat konsumsi BBM terkait mengalami peningkatan drastis hingga melebihi proyeksi kuota.

Pertamina Patra Niaga mematok kuota Pertalite 28,69 juta kiloliter selama 2026. Namun, pada akhir Juli, konsumsinya sudah mencapai 16,54 juta kiloliter. Menurut hitung-hitungan kasar, angkanya akan melebihi target di akhir tahun.

Lantas, dengan kondisi yang sekarang, akankah harga Pertalite akan naik? Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, pihaknya menjamin tak ada kenaikan hingga Desember 2026.

"Tapi apapun yang terjadi saya menyampaikan bahwa harga minyak atau harga BBM subsidi, khususnya subsidi itu tidak akan kita naikkan sampai dengan 2026 Desember, sambil kita melihat perkembangan global," ujar Bahlil dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI, Senin (31/8).

Bahlil Lahadalia soal potensi harga Pertalite bakal naik Foto: Heri Purnomo

Meski demikian, Bahlil menegaskan, pemerintah masih menghitung besaran potensi kelebihan kuota Pertalite tahun ini. Dia membenarkan, kenaikan konsumsi BBM subsidi salah satunya dipicu pergeseran konsumen dari Pertamax ke Pertalite.

"Kita lagi tetap menghitung potensi kelebihannya berapa. Memang kan waktu ketika terjadi kenaikan harga BBM dunia, itu ada sebagian yang RON 92 atau teman rakyat yang lain masuk untuk mengisi ke RON 90 sehingga terjadi kenaikan, tapi kenaikannya kita lagi menghitung," ungkapnya.

Sementara itu, untuk BBM nonsubsidi, pemerintah akan menyerahkan penetapan harga kepada mekanisme pasar alias mengikuti harga minyak dunia.

"Tetapi kalau untuk harga BBM non-subsidi, kita akan serahkan kepada harga pasar. Apa yang terjadi dengan dinamika yang ada itu yang akan kita lakukan penyesuaian," kata Bahlil.



Simak Video "Video: Imbas Kenaikan Harga, Konsumen Pertamax Series Turun 18%"

(sfn/sfn)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork