Studi: Gen Z Paling Nggak Bisa Dipercaya soal Ganti Ban Mobil

Studi: Gen Z Paling Nggak Bisa Dipercaya soal Ganti Ban Mobil

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Senin, 06 Jul 2026 18:04 WIB
Ilustrasi Gen Z ganti ban mobil.
Ilustrasi Gen Z ganti ban mobil. Foto: Getty Images/Revolu7ion93
Jakarta -

Kemampuan mengganti ban bocor ternyata masih identik dengan generasi lebih tua. Survei global terbaru menunjukkan, pengemudi Gen X menjadi kelompok yang paling dipercaya menangani ban bocor, sementara Gen Z berada di posisi paling buncit.

Survei yang dilakukan Autotrader UK terhadap lebih dari 3.000 pengemudi di 15 negara itu memperlihatkan hasil mencolok. Di Amerika Serikat (AS), tak ada satu pun responden yang memilih Gen Z sebagai orang pertama yang akan diminta bantuan untuk mengganti ban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebaliknya, sekitar 67 persen responden memilih Generasi X, yakni mereka yang kini berusia sekitar 46-61 tahun, sebagai generasi paling andal untuk pekerjaan tersebut.

Ilustrasi Gen Z ganti ban mobil.Ilustrasi Gen Z ganti ban mobil. Foto: Getty Images/Revolu7ion93

Hasil serupa juga terlihat di Inggris, Portugal, dan Australia. Di negara-negara itu, Gen Z juga tak memperoleh satu pun suara sebagai generasi paling dipercaya mengganti ban. Secara global, hanya 2 persen responden yang memilih Gen Z, sedangkan Generasi X mendominasi dengan raihan 57 persen.

ADVERTISEMENT

Menariknya, Gen Z justru percaya diri dengan kemampuannya sendiri. Di Inggris, 43 persen responden Gen Z mengaku mampu mengganti ban. Sementara di Amerika Serikat, angkanya mencapai 29 persen.

Perbedaan persepsi ini diduga berasal dari cara belajar yang berbeda. Dibanding generasi lain, Gen Z lebih sering mencari panduan perbaikan kendaraan melalui media sosial, YouTube, TikTok, hingga kecerdasan buatan (AI).

Meski sering dianggap kurang berpengalaman, hasil survei menunjukkan mayoritas Gen Z yang pernah mencoba memperbaiki mobil tak membuat kerusakan menjadi lebih parah. Di sebagian besar negara, lebih dari 80 persen responden Gen Z mengaku perbaikan yang mereka lakukan berjalan tanpa memperburuk kondisi kendaraan.

Artinya, meski masih belum sepenuhnya dipercaya, kemampuan Gen Z dalam menangani masalah sederhana pada mobil ternyata tak seburuk anggapan banyak orang.




(sfn/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads