Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat di Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, sempat menghilang. Kini, dia sudah menyerahkan diri ke KPK. Intip isi garasinya.
Dikutip detikSumut, KPK mengamankan sejumlah pejabat di Kuansing, Riau. Total ada 10 orang yang terjerat OTT KPK. Sembilan orang ditangkap di wilayah Kuansing dan satu orang diamankan di Jakarta. Saat penangkapan itu, jubir KPK Budi Prasetyo mengatakan Bupati Kuansing Suhardiman Amby masih dicari.
Saat dilakukan OTT itu, KPK mengamankan istri Bupati Kuansing Suhardiman Amby bernama Suci Nitia Edward.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bupati Kuantan Singingi, Riau Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnaen yang dicari oleh penyidik KPK akhirnya menyerahkan diri. Keduanya sudah sampai di Gedung KPK, Jakarta.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh penasihat hukum Suhardiman Amby, Rizki Poliang. Rizki mendampingi langsung kedua pejabat yang dicari KPK ke Jakarta.
"Betul, ini lagi sama Pak Bupati, ini baru sampai KPK di Lantai II. Kebetulan saya ngantar sekaligus mendampingi sebagai penasihat hukum," kata Rizki Poliang saat dikonfirmasi, Selasa (30/6).
KPK mengatakan OTT ini berkaitan dengan suap untuk jual beli jabatan sekretaris daerah (sekda). "Suap ini diduga untuk jabatan Sekda Kabupaten Kuansing," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, di gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Isi Garasi Bupati Kuansing
Dikutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Bupati Kuantan Singingi itu memiliki total harta kekayaan sebanyak Rp 2.010.000.000 (Rp 2 miliaran). Harta paling banyak berupa tanah dan bangunan dengan nilai total Rp 1.180.000.000.
Harta terbanyak kedua adalah alat transportasi dan mesin. Berdasarkan LHKPN, isi garasi Suhardiman tercatat ada 3 unit mobil. Total nilai kekayaan berupa kendaraan itu mencapai Rp 590 juta.
Berikut isi garasi Bupati Kuantan Singingi Suhardiman yang total nilainya mencapai Rp 590 juta:
- Toyota Land Cruiser, hasil sendiri, senilai Rp 350 juta
- Toyota Land Cruiser Tahun 2002, hasil sendiri, senilai Rp 200 juta
- Opel Blazer Tahun 2002, hasil sendiri, senilai Rp 40 juta.
Selain itu, Suhardiman memiliki kas dan setara kas senilai Rp 240 juta. Suhardiman tercatat tidak memiliki harta bergerak lainnya, surat berharga dan utang. Jadi total harta kekayaannya Rp 2,01 miliar.












































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat