Solar Nonsubsidi Makin Tak Terjangkau, Harga Mobil Diesel Bekas Anjlok

Solar Nonsubsidi Makin Tak Terjangkau, Harga Mobil Diesel Bekas Anjlok

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 30 Jun 2026 09:17 WIB
Toyota Fortuner
Toyota Fortuner. Foto: Dok. ID42NER
Jakarta -

Harga bahan bakar solar nonsubsidi semakin tak terjangkau. Meski sudah turun jadi Rp 24.800 per liter, harga solar nonsubsidi seperti Pertamina Dex sempat menyentuh angka Rp 27.900 per liter pada Mei 2026 lalu. Semakin mahalnya harga solar bikin peminat mobil diesel bekas turun.

"Bicara minat (mobil) diesel (bekas), sejak (harga solar) naik ini memang ada penurunan, dari yang enquiry, baik yang walk-in maupun yang dari telepon, ataupun media sosial," ungkap Ricky Prawiro, Sekjen AMBI (Asosiasi Mobil Bekas Indonesia), dalam acara Forum Sidkom (Sidak Komunitas) di Jakarta (27/6).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan turunnya minat pembeli mobil diesel bekas, maka harga mobil diesel bekas pun anjlok cukup tajam. "Depresiasi Fortuner misalnya, bisa mencapai 26% dibanding harga baru setelah adanya kenaikan bahan bakar. Depresiasi Pajero sampai 33,15%, terus Hyundai Palisade sampai 21,5%," sambung Ricky.

ADVERTISEMENT

Karena minat konsumen terhadap mobil diesel bekas turun. Maka showroom harus berani menekan harga supaya lebih menarik di mata calon pembeli. Ricky mengatakan, harga mobil diesel bekas harus dibanderol berbeda dari harga pasaran.

"Seperti Fortuner. Fortuner ini tidak pernah depresiasinya segede ini dalam sejarah, kecuali (zaman pandemi) Covid. Di barunya 663 (juta rupiah) tahun 2024 itu, turunnya lumayan 26%, biasanya sekarang 485 (juta rupiah)," ujar Ricky.

"Harga 485 ini harga jual (dari showroom) saya. Harga waktu saya mengambil pasti jauh di bawah itu, mengingat demand-nya kurang. Jadi saya mesti kasih harga benar-benar menarik, baru ini mobil bisa keluar. Kalau saya jual pakai harga pasaran, itu pasti nggak ada (calon konsumen) yang nanya," tambahnya lagi.

"Tadinya ini mobil (Toyota Fortuner) sangat mudah saya jual. Mudah banget. Tapi akhir-akhir ini, susah," tukas Ricky.



(lua/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads