Awas Macet! Ribuan Buruh Demo di Lokasi Ini

Awas Macet! Ribuan Buruh Demo di Lokasi Ini

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 16 Apr 2026 10:39 WIB
SejumlahΒ buruhΒ mengikutiΒ aksiΒ unjukΒ rasa diΒ depanΒ Gedung DPR, Jakarta,Β KamisΒ (15/1/2026).Β DalamΒ aksiΒ tersebutΒ merekaΒ menuntutΒ sejumlahΒ isuΒ sepertiΒ kenaikanΒ UpahΒ MinimumΒ ProvinsiΒ (UMP) DKI Jakarta 2026Β sebesarΒ Rp 5,73Β jutaΒ ya
Demo buruh. Foto: Ari Saputra/detikFoto
Jakarta -

Awas kena macet. Hari ini ribuan buruh akan melangsungkan aksi demonstrasi. Hindari ruas jalan ini.

TMC Polda Metro Jaya mengimbau pengguna kendaraan bermotor untuk mengantisipasi kemacetan imbas aksi demonstrasi hari ini. Mulai pagi ini, buruh akan melangsungkan demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI.

"Sehubungan dengan adanya aksi penyampaian pendapat di depan Gedung DPR/MPR RI pada hari Kamis, 16 April 2026 pukul 10.00 WIB. Diperkirakan akan terjadi kepadatan arus lalu lintas di ruas jalan sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI," demikian dikutip dari TMC Polda Metro Jaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bagi para pengendara, diimbau untuk selalu mengikuti petunjuk serta arahan petugas di lapangan demi keamanan dan kelancaran kita bersama. Utamakan keselamatan dalam berkendara dan patuhi aturan yang ada," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Diberitakan detikNews, Kasi Humas Polres Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri menyebut aksi itu akan mulai pada pukul 10.00 WIB, Kamis (16/4/2026). Aksi itu dilakukan oleh Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPP FSPMI), dengan jumlah massa sekitar 2.000 orang.

"Tuntutan hapus outsourcing, tolak upah murah dan sahkan UU Ketenagakerjaan sesuai KSP-PB," ujar Erlyn saat dikonfirmasi

Dikutip CNBC Indonesia, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan aksi demo ini akan dihadiri sebanyak 1.500 hingga 2.000 buruh seluruh Indonesia.

"Iya aksi pra May Day di depan DPR RI dan aksi serempak di seluruh Indonesia,"kata Said Iqbal.

Dalam aksi demo pra-May Day yang akan dimulai pada pukul 10.00 WIB ini, buruh akan menyuarakan beberapa tuntutan seperti pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan, hapus upah murah dan outsourcing (HOSTUM), dan beberapa tuntutan Hari Buruh nanti, yakni stop ancaman PHK akibat perang dan impor kendaraan, reformasi pajak, dan lain-lainnya.




(rgr/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads