×
Ad

Motor Listrik MBG Jadi Perhatian KPK

Antara - detikOto
Rabu, 15 Apr 2026 07:12 WIB
Motor listrik Emmo JVX GT. Foto: Dok. Emmo
Jakarta -

Pengadaan motor listrik untuk program makan bergizi gratis (MBG) menuai sorotan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga memberikan perhatian kepada pengadaan motor listrik MBG.

Dikutip Antara, KPK menyatakan memberikan perhatian terhadap pengadaan 25.644 unit sepeda motor listrik oleh Badan Gizi Nasional atau BGN.

"Tentu KPK memberikan perhatian soal itu," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Menurut Budi, pihaknya memberikan perhatian terhadap motor listrik MBG lantaran pengadaan barang dan jasa menjadi salah satu area rawan korupsi. Pengadaan barang dan jasa rawan terjadi korupsi sejak dalam proses perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban.

"Mulai dari proses awal, perencanaannya itu apakah sudah dilakukan analisis kebutuhannya sehingga nanti berujung kepada spesifikasi kendaraan-kendaraan yang dibutuhkan?" ujarnya.

"Kemudian terkait dengan kebutuhan, apakah kebutuhan itu merata? Artinya, kendaraan dengan spek demikian itu rata dibutuhkan di semua lokasi atau seperti apa?" katanya.

Pemilihan merek motor listrik Emmo juga menjadi sorotan publik. Soalnya, merek motor ini terbilang baru. Bahkan, dealer-nya pun belum selesai dibangun.

"Dalam konteks pelaksanaan pengadaan barang dan jasa kan tentu itu harus dilihat, mengapa misalnya vendor A yang menang, gitu kan? Pasti ada argumentasi-argumentasi dalam proses pengadaan barang dan jasa tersebut. Nah, itu yang kemudian nantinya harus bisa dipertanggungjawabkan," kata Budi.

Kabarnya, motor listrik itu disiapkan untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 yang lalu dan ditujukan untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi Kepala SPPG.

Total ada puluhan ribu motor listrik untuk Kepala SPPG yang disiapkan BGN. Informasi 70.000 unit motor listrik ternyata tidak benar. Motor listrik yang disiapkan sebanyak 20 ribuan unit.

"Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," sebut Dadan.

Saksikan Live DetikPagi:



Simak Video "Video: MBG Libur Selama Periode Lebaran, Bisa Hemat Anggaran Capai Rp 5 T"

(rgr/din)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork