Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan jam paling rawan kecelakaan saat masa mudik. Ada beberapa fakor yang mempengaruhinya, simak yuk!
Hal ini diungkapkan dalam rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral terkait kesiapan Operasi Ketupat 2026. Ia mengatakan, berdasarkan hasil analisis dan evaluasi kecelakaan (anev laka), kecelakaan paling banyak terjadi pada rentang waktu 09.00 hingga 12.00 dengan total 532 kecelakaan.
Waktu itu dinilai rawan karena meningkatnya aktivitas masyarakat di jalan, baik untuk bekerja, perjalanan antar kota, maupun mobilitas harian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain faktor waktu, lanjut Sigit, penyebab kecelakaan paling dominan adalah gagal menjaga jarak aman dengan jumlah 1.156 kasus. Penyebab lainnya adalah pengemudi yang kelelahan.
"Jadi, ini mungkin juga disebabkan oleh faktor kecepatan yang bertambah, namun di satu sisi juga kadang kala ada masyarakat yang sudah lelah, mengantuk, namun memaksakan sehingga terjadi kejadian laka," ungkapnya.
Dia menyebut pemudik sering memaksakan diri berkendara meski dalam kondisi tidak prima. Hal itu menjadi evaluasi agar petugas di lapangan terus menggencarkan sosialisasi tentang keselamatan berkendara.
"Ini tentunya menjadi evaluasi untuk di tahun 2026, bagaimana kita terus menggencarkan sosialisasi tentang keselamatan berkendara sehingga kemudian angka laka lantas tersebut bisa kita turunkan," ujar Sigit.
Mabes Polri bakal menggelar Operasi Ketupat 2026 selama masa mudik hingga balik Lebaran 1447 H. Operasi ini digelar selama dua pekan mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, lanjut Kapolri, sebanyak 2.746 posko di seluruh wilayah Indonesia disiagakan. Terdiri dari 1.624 Posko Pengamanan (Pos Pam) yang akan difokuskan untuk pengamanan serta sebagai pusat informasi dan pengaturan arus lalu lintas.
Sementara 779 Posko Pelayanan (Po Yan) akan digunakan sebagai posko pelayanan untuk tempat istirahat bagi pengemudi yang kelelahan. Sedangkan 343 posko terpadu akan digunakan sebagai pusat kendali operasi ketupat 2026.
"Yang tentunya di dalamnya juga ada tempat rest area dan berbagai macam layanan yang kita siapkan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan balik," tuturnya.
(riar/riar)












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Meski Ditunda, Pick Up Mahindra Buat Kopdes Sudah Tiba di Priok