Royal Enfield resmi memberikan pembaruan pada Himalayan 450 untuk model tahun 2026. Meski tak ada ubahan besar di sektor mesin maupun desain, pabrikan asal India itu menghadirkan revisi penting yang selama ini banyak dikeluhkan konsumen.
Ubahan tersebut terletak pada standar samping. Detail kecil ini ternyata memiliki dampak besar pada kenyamanan penggunaan harian, terutama untuk motor petualang yang dirancang melibas berbagai kondisi jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Royal Enfield Himalayan terbaru dapat ubahan di standar samping Foto: Dok. Royal Enfield |
Pada versi sebelumnya, sejumlah pemilik mengeluhkan posisi motor yang terlalu condong ke depan saat diparkir. Dengan bobot mencapai 196 kg, kondisi itu membuat motor terasa lebih berat ketika ditegakkan kembali, khususnya di tanjakan, jalan rusak, atau permukaan tanah yang lunak.
Tak sedikit pengguna Royal Enfield Himalayan yang akhirnya memasang komponen aftermarket seperti perpanjangan standar atau memasang alas tambahan agar motor lebih stabil.
Kini, Himalayan 450 model 2026 hadir dengan standar samping baru langsung dari pabrik. Desainnya memiliki lengkungan lebih halus yang mengubah sudut tumpuan motor. Hasilnya, motor lebih tegak dan stabil saat diparkir, sekaligus lebih ringan saat ditegakkan kembali. Risiko motor rebah di permukaan tak rata pun diklaim berkurang.
Standar samping terbaru ini akan menjadi kelengkapan standar untuk Himalayan 450 model 2026. Sementara bagi pemilik lama, komponen tersebut juga tersedia di jaringan servis resmi Royal Enfield. Harganya dibanderol Rs 3.250 (Rp 600 ribuan), sudah termasuk pemasangan.
Di luar pembaruan itu, spesifikasi Himalayan 450 tetap sama. Harga masih ada di kisaran Rs 3,06 lakh (Rp 56 jutaan) sampai Rs 3,37 lakh (Rp 62 jutaan) off the road. Motor ini tetap mengandalkan mesin bertenaga, setelan suspensi mumpuni, tampilan gagah, serta fitur modern yang mendukung kebutuhan touring maupun penggunaan harian.
(lua/dry)













































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas