Tilang Manual Dihapus, Pelanggar Lalu Lintas di Bogor Disuruh Ngaji

ADVERTISEMENT

Tilang Manual Dihapus, Pelanggar Lalu Lintas di Bogor Disuruh Ngaji

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 28 Okt 2022 10:20 WIB
Pelarangan belok kiri langsung diberlakukan di Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo, Tanah Abang, Jakarta. Sejumlah pengendara pun kena tilang.
Ilustrasi tilang manual yang dilakukan polisi (Foto: Rifkianto Nugroho/detikoto)
Jakarta -

Penindakan tilang manual sudah tidak berlaku lagi, surat tilang sudah ditarik! Kepolisian Resor (Polres) Bogor, Jawa Barat menggantinya dengan siraman rohani hingga diminta membaca Al-Qur'an bagi pelanggar lalu lintas.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pranata, mengatakan Polres Bogor sudah tidak lagi menerapkan tilang manual.

"Ini sesuai arahan Bapak Kapolri tentang tidak boleh tilang manual, kami dari Polres Bogor juga menyampaikan bahwa kami tidak ada lagi tilang manual," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pranata di Cibinong, Bogor, dikutip Antara, Jumat (28/10/2022).

Sebagai ganti dari tilang manual, Satlantas Polres Bogor salah satunya berupa pendekatan religi, yakni dengan menghadirkan tokoh agama di hadapan para pelanggar lalu lintas.

Seperti yang diterapkan di sekitar Pos Polisi Simpang Pemda. Para pelanggar lalu lintas di jalur tersebut dikumpulkan di Pos Polisi untuk kemudian menerima siraman rohani dari tokoh agama, hingga diminta membaca ayat Al Quran.

"Pengemudi yang tertangkap tangan melakukan pelanggaran lalu lintas kasat mata, kami berikan teguran dan sanksi membaca Al Quran, serta kegiatan sosial lain tanpa kami lakukan penilangan," kata Dicky.

Ia menyebutkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya kesadaran hukum berlalu lintas. Pasalnya, penyebab utama kecelakaan adalah adanya pelanggaran lalu lintas.

"Alhamdulillah selama kegiatan berlangsung, berjalan aman dan kondusif, para pelanggar menerima sanksi yang diberikan serta berjanji tidak mengulangi kembali pelanggaran lalu lintas," ujar Dicky.

Adapun penilangan tetap dilakukan oleh Satlantas Polres Bogor namun dengan sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE).

Diberitakan detikcom sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajaran polisi sabuk putih diminta untuk mengedepankan atau memaksimalkan penindakan melalui tilang elektronik atau ETLE baik statis maupun Mobile. Polisi sabuk putih juga diminta untuk mengedepankan edukasi berkendara.

Instruksi larangan tilang manual tersebut tertuang dalam surat telegram nomor ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022, per tanggal 18 Oktober 2022. Surat telegram itu ditandatangani oleh Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi atas nama Kapolri. Namun bila pelanggaran tersebut menyebabkan kecelakaan lalu lintas, maka hukum akan tetap ditegakkan.



Simak Video "Catat! Tugas Polantas Tidak Hanya Sebatas Menilang Lho"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT