Elon Musk dituduh selingkuh dengan istri Sergey Brin, Co Founder Google. Elon Musk sudah membantah tudingan tersebut, namun Sergey dikabarkan menarik modal di perusahaan Elon Musk.
Wall Street Journal (WSJ) memberitakan Musk memiliki hubungan asmara singkat dengan istri Sergey, Nichole Shanahan. Hubungan itu terjadi di Art Basel, Miami pada Desember 2021 silam. Sergey kemudian menggugat cerai Nicole pada Januari 2022.
Menurut WSJ, Sergey meminta penasihat keuangannya untuk menjual semua investasinya di perusahaan Elon Musk, termasuk Tesla, SpaceX, Neuralink, dan The Boring Company.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip The Wrap, Sergey juga merupakan anggota dewan Alphabet Inc., perusahaan induk Google, sebelumnya menginvestasikan $500.000 ke Tesla pada 2008. Menurut The New York Times, Google dan Fidelity menginvestasikan $1 miliar di SpaceX pada 2015.
Kasus perselingkuhan ini kabarnya mengakhiri persahabatan Elon dan Sergey selama bertahun-tahun. WSJ juga memberitakan Elon meminta maaf sambil berlutut kepada Sergey di sebuah acara pesta setelah mengajukan gugatan cerai.
Brin menerima permintaan maaf Musk di depan umum. Tetapi keduanya - yang pernah berteman dekat - tidak lagi berbicara secara intens, kata sumber The Wall Street Journal.
Dalam cuitan terpisah, Elon Musk sudah membantah kabar tersebut. Bahkan ia menyabut WSJ kerap menyerang dirinya dan Tesla.
"WSJ telah melakukan begitu banyak pukulan pada saya dan Tesla, saya kehilangan banyak, ini terus terang memalukan buat mereka," cuit Elon Musk pada 25 Juli lalu seperti dilihat detikcom.
"Mereka pernah menulis artikel yang mengatakan FBI akan menangkap saya, jadi saya menelpon FBI untuk menanyakan ada apa dan mereka mengatakan artikel WSJ benar-benar bs (omong kosong)," tambah Musk.
(riar/din)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi