Viral Pengendara Pajero Sport Arogan di Tol, Pengamat: Malu-maluin

Tim detikcom - detikOto
Minggu, 22 Mei 2022 16:15 WIB
Viral Pengendara Pajero Sport Arogan di Tol
Foto: Viral Pengendara Pajero Sport Arogan di Tol (Screenshot Instagram Ahmad Sahroni)
Jakarta -

Sebuah video yang merekam arogansi pengendara Mitsubishi Pajero Sport viral di media sosial. Video itu diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni di Instagram.

"Kronologisnya demikian:
.
.

Pajero udah ugal ugalan tuh di jalan tol dari kebon jeruk arah ke tomang, kejar2 an sama alphard.
Sampe pintu tol, pajero motong yaris.
Nah yarisnya gak ngasih tuh, sampe nekuk spion, pokoknya mepet2 an deh sampai depan pintu tol. Terus tiba2 supir pajero keluar tuh marah2 begitu. Emang arogan banget,
.
.
Nahh Naahh Kan ga boleh arogan atuh Bapak.. sm sm pengguna Jalan..
.
.
pake nampar pula..," tulis Ahmad Sahroni di Instagram.

[Gambas:Instagram]



Tampak dalam video tersebut duao orang pria tengah bersiteru. Satu orang berbadan tegap berkaca hitam yang diduga pengendara Mitsubishi Pajero Sport tampak mengintimidasi pengguna jalan lain yang menggunakan Toyota Yaris. Di akhir video bahkan pria berkacamata hitam itu menampar pengendara Yaris.

Tindakan yang termasuk road rage atau kemarahan di jalan raya ini sangat disayangkan. Praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, bilang tindakan ini malu-maluin.

"Bahwa jalan umum itu milik bersama dan digunakan bersama-sama secara bijak dan tertib. Jadi siapa pun kita, apa pun mobil kita, berlomba-lombalah untuk bertoleransi dan berbagi dengan sesama," ujar Sony kepada detikcom, Minggu (22/5/20220.

Menurutnya, berlaku arogan tidak otomatis membuat pengguna jalan jadi bangga. Malah hal itu bikin malu.

"Pun kalau yang mengintimidasi di atas angin/menang, apakah mendapatkan keuntungan? Justru malu. Boleh kecewa atau marah, tapi tidak layak dipertontonkan di tempat umum," ucapnya.

Sony mengatakan, menunjukkan dirinya hebat dengan bersikap arogan di jalan raya tidak pada tempatnya.

"Artinya kontak fisik/berantem itu kan idealnya di ring, bukan di jalan umum. Di tempat umum yang dipertontonkan adalah kebaikan, orang akan simpatik. Jadi menurut gue, orang aneh ketika beraktivitas tidak sesuai kondisinya, tidak sesuai tempatnya," katanya.

Simak juga 'Cekcok Karena Uang, Anak di Gowa Tusuk Perut Ayahnya':

[Gambas:Video 20detik]



(rgr/din)