Bayar Tol Tanpa Setop Pakai MLFF Berlaku Penuh Tahun Depan

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sabtu, 21 Mei 2022 06:33 WIB
Petugas kepolisian berjaga di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (30/4/2022). Volume kendaraan arus mudik Tol Trans Jawa Batang-Semarang dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Kalikangkung menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-5 Lebaran hingga pukul 16:00 WIB terpantau lancar terkendali. ANTARA FOTO/Aji Styawan/YU
Foto: Sistem bayar tol tanpa setop ditargetkan berlaku penuh tahun depan. (ANTARA FOTO/AJI STYAWAN)
Jakarta -

Sistem transaksi tol tanpa berhenti menggunakan Multi Lane Free Flow (MLFF) ditargetkan mulai berlaku akhir tahun ini. Secara penuh, MLFF ditargetkan akan berlaku pada tahun 2023.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, secara lini waktu, pihaknya mengharapkan sistem pembayaran tol tanpa berhenti ini mulai diuji coba tahun 2022 ini. Dia berharap tidak ada masalah teknis sehingga MLFF bisa langsung diterapkan secara bertahap.

"Bertahapnya seperti apa, sangat tergantung dengan uji coba itu dari sekarang hingga bulan Desember," kata Danang dalam FGD INSTRAN dengan tema 'Penerapan Denda dalam Implementasi MLFF' yang digelar secara virtual, Jumat (20/5/2022).

"Tapi dari perjanjiannya, secara penuh itu implementasi akan dilaksanakan di tahun 2023 mendatang," sebutnya.

Penggunaan MLFF ini, menurut Danang, akan memudahkan pengguna jalan tol. Transaksi di tol dengan MLFF hanya butuh waktu 0 detik.

Pengguna jalan tol juga akan merasa lebih nyaman dan lebih cepat. Sebab, tak ada lagi proses pembayaran dengan menempelkan kartu.

"Kalau saat ini, semua orang pada saat melakukan tapping ada pintu. Nah dalam proses nanti gate ini menjadi akan hilang. Oleh karena itu, masyarakat pengguna jalan tol tidak lagi mendapati gate-gate di gerbang tol. Bahkan secara gradual gerbang-gerbang tol akan ditiadakan," ujar Danang.

Namun sekali lagi, penghapusan gerbang tol itu dilakukan bertahap. Tahap awal, gerbang tol tetap ada dan melayani pengguna yang masih memakai e-toll.

"Proses ini pasti ada transisi, kita akan lakukan secara bertahap. Ini bukan suatu yang langsung," ucapnya.

Untuk tahap awal, akan dimulai dengan masa transisi pada beberapa ruas jalan tol. Sebagian gardu pada setiap gerbang tol masih dapat menggunakan kartu tol elektronik untuk tahap awal. Selanjutnya secara bertahap gerbang tol akan dihapuskan.



Simak Video "Kepala BPJT: 2024 Tak Ada Lagi Gerbang Tol di Indonesia!"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)