Mengenal Sistem MLFF, Bayar Tol Nggak Perlu Berhenti Lagi Cukup Pakai HP

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 20 Mei 2022 13:03 WIB
Antrean kendaraan terjadi di pintu keluar Ruas Jalan Tol Cikampek tepatnya di gerbang tol Cikampek Utama (cikatama), wilayah Karawang, Jawa Barat.
Dengan sistem MLFF, bayar tol nggak perlu berhenti kayak gini. (Foto: Dian Firmansyah/detikcom)
Jakarta -

Indonesia akan menerapkan sistem pembayaran tol tanpa berhenti. Untuk mendukung hal itu, transaksi tol akan memanfaatkan sistem Multi Lane Free Flow (MLFF).

Dikutip dari situs Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), MLFFmerupakan singkatan dariMulti Lane Free Flowatau dapat juga disebut Sistem Transaksi Nontunai "Bayar Tol Tanpa Berhenti".

"Sistem ini merupakan transaksi pembayaran tol yang dilakukan dalam kecepatan normal, Nantinya, pengemudi tidak perlu berhenti dan membuka kaca dan tidak melakukan tapping kartu saat melakukan pembayaran," sebut BPJT.

Saat ini, transaksi tol masih menggunakan uang elektronik atau E-Toll yang mengharuskan pengemudi membutuhkan waktu untuk membuka kaca kemudian melakukan tapping uang elektronik.

Ke depan, E-Tol akan diganti dengan MLFF. Dengan diterapkannya teknologi transaksi nirsentuh di jalan tol, pengendara tidak perlu lagi berhenti di gerbang tol, apalagi antre saat melakukan pembayaran.

"Nantinya, saat kendaraan melewati pintu tol, saldo uang elektronik yang ada pada aplikasi di ponsel akan langsung terpotong. Teknologi yang diterapkan pada MLFF yaitu Global Navigation Satelit System (GNSS) yaitu merupakan sistem yang memungkinkan melakukan transaksi melalui aplikasi di smartphone dan dibaca melalui satelit," tulis BPJT.

Perbedaannya cukup signifikan. Misalnya, transaksi manual membutuhkan 10 detik dan penggunaan E-Toll empat detik, dengan MLFF waktu antrean menjadi nol detik. Manfaat lain adalah efisiensi biaya operasi dan juga meminimalisir bahan bakar kendaraan.

Cara Bayarnya Masuk Tol Tanpa Berhenti

Ada tiga cara transaksi menggunakan MLFF. Pengguna jalan tol bisa memanfaatkan smartphone untuk melakukan pembayaran. Berikut tiga cara transaksi dengan sistem bayar tol tanpa berhenti pengganti E-Tol.

E-OBU

Cara pertama adalah menggunakan Electronic on board unit atau E-OBU. Cara bayar tol tanpa berhenti dengan E-OBU ini direkomendasikan bagi yang memiliki smartphone dan jarang bertukar kendaraan dengan orang lain. Artinya, kamu yang bepergian sehari-hari dengan satu mobil bisa menggunakan sistem pembayaran E-OBU ini.

Setiap kendaraan yang hendak memasuki jalan tol harus sudah terdaftar dalam sistem, baik data kendaraan maupun pengguna. Pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi MLFF yang bisa diunduh dari ponsel.

Penggunanya bisa memilih metode pembayaran setelah melakukan registrasi. Sistem ini nantinya bisa terintegerasi dengan berbagai pembayaran. Setelah melakukan registrasi pengguna dapat langsung menggunakan aplikasi E-OBU hanya dengan menekan tombol mulai. E-OBU akan mengirim sinyal GPS ke MLFF pusat. GPS akan mendeteksi lokasi kendaraan, serta memotong saldo secara otomatis.

OBU

Cara kedua adalah On board unit atau OBU. Metode OBU direkomendasikan untuk kendaraan yang sering digunakan dengan pengemudi yang berbeda.

Jika ingin menggunakan perangkat OBU, maka kamu bisa membeli OBU dan mendaftarkan kendaraan. OBU berfungsi dengan cara yang sama seperti E-OBU, yakni dengan mencatat penggunaan jalan tol berdasarkan GPS dan saldo akan terpotong secara otomatis sesuai dengan tarifnya.

Electronic Route Ticket

Terakhir adalah pembayaran tol tanpa berhenti dengan cara membeli Electronic Route Ticket. Cara ini direkomendasikan bagi kamu yang jarang bepergian menggunakan jalan tol.

Kamu dapat membeli Electronic Route Ticket sekali pakai di situs resmi atau aplikasi MLFF. Dengan cara ini, kamu harus memasukkan titik masuk dan keluar tol.



Simak Video "Kepala BPJT: 2024 Tak Ada Lagi Gerbang Tol di Indonesia!"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)