Takut.. CEO Mobil Listrik Ini Hapus Akun Twitter Usai Dibeli Elon Musk

Ridwan Arifin - detikOto
Rabu, 04 Mei 2022 06:45 WIB
Henrik Fisker
Henrik Fisker Foto: Fisker
Jakarta -

Elon Musk membeli Twitter ternyata bikin bos mobil listrik merek Fisker khawatir. CEO Fisker, Henrik Fisker menghapus akun twitternya karena takut strategi bisnisnya diintip oleh Elon Musk.

Bos Tesla Elon Musk resmi mendapatkan persetujuan pembelian Twitter senilai US$ 44 miliar atau setara dengan Rp 629,2 triliun (asumsi kurs Rp 14.300). Dia ingin Twitter bisa menjadi platform yang menjunjung tinggi kebebasan untuk menyampaikan pendapat.

Alih-alih mempercayai Twitter, Fisker justru menutup akun. setelah Elon Musk mengakuisisi Twitter senilai $44 miliar. Akun Twitter @henrikfisker, CEO perusahaan mobil listrik Fisker itu telah dihapus dari platform.

Dalam tweet yang diposting pada 25 April lalu, Henrik Fisker mengajak 86.000 pengikut Twitter-nya untuk beralih ke Instagram.

Henrik Fisker tidak merinci apakah dia mengunci sementara atau menghapus akun Twitter-nya, tetapi dalam sebuah posting Instagram pada 26 April, CEO perusahaan mobil listrik itu memberikan informasi lebih lanjut tentang langkah tersebut.

"Saya percaya 100% pada kebebasan berbicara. Tetapi saya tidak ingin pesaing secara aktif mengelola atau mengontrol kebebasan berbicara saya. Dan saya tidak ingin pesaing mengetahui pengikut apa yang saya miliki. Bagaimana pengalaman Fisker saat kami tumbuh perusahaan," kata Henrik Fisker.

Elon Musk dan Henrik Fisker telah memiliki hubungan yang buruk selama lebih dari satu dekade. Perancang Denmark dikontrak oleh Tesla pada tahun 2007 untuk membuat gambar awal Model S.

Henrik Fisker kemudian meninggalkan Tesla dan mendirikan startup mobilnya sendiri untuk mengembangkan sedan sport hybrid Fisker Karma. Hal ini menyebabkan gugatan dari Tesla, menuduh bahwa Henrik Fisker mencuri informasi rahasia, yang Fisker menangkan.

Pada tahun 2013, Fisker Automotive mengajukan kebangkrutan, aset perusahaan (kecuali logo dan merek dagang Fisker) diakuisisi oleh Grup Wanxiang China pada tahun 2014. Kemudian berganti nama menjadi Karma Automotive dan terus memproduksi kendaraan yang dirancang oleh Henrik Fisker. Model Fisker Karma masih dipasarkan namun memiliki nama baru yaitu Karma GS-6.

Pada tahun 2016, Henrik Fisker mendirikan perusahaan mobil listrik lain bernama Fisker Inc, yang berencana untuk menjual model pertamanya - SUV Ocean pada November 2022.

Pada Los Angeles Auto Show 2021 November lalu, Fisker juga mengumumkan model Ocean. Mobil ini memiliki 4 versi, dibanderol mulai $37.499 untuk versi Sport, versi Ultra seharga $49.999, versi Extreme seharga $68.999, dan edisi terbatas Ocean One juga seharga $68.999.



Simak Video "Twitter Kembangkan Fitur Tombol Subtitle Video"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)