Sah! CATL China Investasi Pabrik Baterai Kendaraan Listrik di RI Senilai Rp 86 T

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Sabtu, 23 Apr 2022 09:13 WIB
Baterai mobil listrik
CATL resmi akan melakukan investasi di Indonesia untuk proyek baterai kendaraan listrik (Ridwan Arifin/detikOto)
Jakarta -

Satu lagi perusahaan global datang ke Indonesia dan menanamkan modalnya dalam pengembangan baterai kendaraan listrik. Perusahaan asal China, Contemporary Amperex Technology Co Limited (CATL) telah melakukan investasi di Indonesia untuk membangun industri baterai kendaraan listrik.

CTAL bersama dengan BUMN tambang PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) resmi menjalin kerja sama dalam mengembangkan baterai kendaraan listrik di Tanah Air. Nilai investasi dari kerjasama tersebut mencapai US$ 6 miliar atau sekitar Rp 86 triliun.

Dalam keterangan resminya, CATL bekerja sama dengan Antam lewat anak perusahaannya Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co., Ltd. (CBL). Pihak CBL telah menandatangani perjanjian kerangka kerja tiga pihak dengan PT Antam dan PT Industri Baterai Indonesia (IBI). Penandatanganan dilakukan pada 14 April 2022.

Dengan investasi hingga mencapai puluhan triliun, proyek tersebut akan dilakukan di Kawasan Industri FHT Halmahera Timur, Maluku Utara. Rencananya, proyek ini juga bakal berlangsung di sejumlah daerah di Tanah Air.

Baterai mobil listrikBaterai mobil listrik Foto: Ridwan Arifin

Kerja sama tersebut tidak cuma pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik. Namun juga termasuk di dalamnya Proyek Integrasi Baterai EV (Electric Vehicle) Indonesia, yang meliputi penambangan dan pemrosesan nikel, bahan baterai EV, pembuatan baterai EV, sampai daur ulang baterai.

"Proyek Indonesia merupakan tonggak penting bagi CATL karena kami memperluas jejak global kami, dan itu akan menjadi lambang persahabatan abadi antara China dan Indonesia. Kami sepenuhnya yakin dengan pengembangan proyek di masa depan," kata pendiri dan ketua CATL, Robin Zeng, dikutip dari situs resminya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, kesepakatan yang dijalin dengan CATL diharapkan dapat mempercepat elektrifikasi di Indonesia dalam beberapa tahun mendatang

Mobil konsep Toyota bZ4X.Mobil listrik konsep Toyota bZ4X. Foto: Global.Toyota

"Kesepakatan kerangka kerja yang kami tandatangani ini sangat penting bagi Indonesia karena kami berusaha membangun ekosistem EV," ujar Luhut.

"Saya yakin dengan upaya bersama dari semua pihak, proyek ini akan berhasil dilaksanakan," pungkasnya.



Simak Video "Jokowi Senang Pabrik Baterai Listrik Terintegrasi Dimulai, Serap 20 Ribu Tenaga Kerja"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)