Kenapa Harus Ada Ganjil Genap dan One Way di Tol saat Mudik?

ADVERTISEMENT

Kenapa Harus Ada Ganjil Genap dan One Way di Tol saat Mudik?

Tim detikcom - detikOto
Kamis, 21 Apr 2022 14:06 WIB
Sejumlah kendaraan melintasi jalur satu arah menuju Jakarta yang diberlakukan di tol Jakarta-Cikampek, di Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (19/6). Pihak kepolisian menerapkan sistem satu arah dari Tol Cipali hingga Cawang untuk mengurai kemacetan saat arus balik berlangsung. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/kye/18
Ini alasan jalan tol harus ada one way dan ganjil genap saat mudik (Foto: Dok. Antara Foto)
Jakarta -

Untuk mendukung masyarakat yang ingin mudik Lebaran tahun ini, diberlakukan sistem satu arah atau one way dan ganjil genap di jalan tol. Tapi, kenapa harus ada ganjil genap dan one way?

"Penerapan satu arah dan ganjil genap dilakukan untuk membantu masyarakat agar tidak terjadi penumpukan di jalan," kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi dalam sebuah video yang diunggah NTMC Polri, dikutip Kamis (21/4/2022).

Direktur Penegakan Hukum Korps lalu lintas (Dirgakum Korlantas), Brigjen Pol Aan Suhanan, skema contra flow, one way dan ganjil genap dilaksanakan bersamaan. Skema lalu lintas ini dilakukan agar tidak terjadi kemacetan parah.

"Karena hasil perhitungannya, jika kondisi normal jalan harus menerima arus lalu lintas sekitar 200 ribu kendaraan maka tidak bergerak. Sehingga kita terapkan kebijakan ini," sebut Aan.

Berdasarkan prediksi dan hasil survei, tahun ini akan ada 85 juta pemudik. Sebanyak 47% di antaranya akan menggunakan transportasi darat yang didominasi kendaraan bermotor roda empat, sepeda motor dan bus.

"One way akan kita terapkan dan kita lengkapi dengan ganjil genap. Ini harus kami lakukan lagi dan kami informasikan kepada masyarakat supaya masyarakat bisa menyiapkan diri sebelum berangkat kendaraan yang akan digunakan berpelat nomor apa dan kapan bisa digunakan," ujar Aan.

"Kami mengambil langkah intervensi, maka dibutuhkan manajemen kapasitas jalan yaitu paling sederhana kita akan menambah satu lajur di contra flow, jika masih kurang kita akan one way dari Jakarta menuju arah timur (Jawa Tengah)," jelasnya.

Aan menyampaikan penerapan one way atau satu arah akan diberlakukan jika penerapan contra flow tak berjalan efektif. Nantinya akan ada petugas yang memandu di lapangan.

"Kami juga meminta masyarakat agar menyimak jadwal one way. Nanti pun akan ada petugas di lapangan yang memandu," kata Aan.

Berikut jadwal dan lokasi lengkap penerapan one way dan ganjil genap di jalan tol:

Jadwal one way mudik 2022 arus mudik:

  • One Way 28 April 2022: Pukul 17.00-00.00 WIB dari Km 47 Tol Jakarta-Cikampek sampai Km 414 gerbang Tol Kali Kangkung
  • One Way 29 April 2022: Pukul 07.00-00.00 WIB dari Km 47 Tol Jakarta-Cikampek sampai Km 414 gerbang Tol Kali Kangkung
  • One Way 30 April 2022: Pukul 07.00-00.00 WIB dari Km 47 Tol Jakarta-Cikampek sampai Km 414 gerbang Tol Kali Kangkung
  • One Way 1 Mei 2022: Pukul 07.00-12.00 WIB dari Km 47 Tol Jakarta-Cikampek sampai Km 414 gerbang Tol Kali Kangkung.

Jadwal One Way Arus Balik:

  • One Way 6 Mei 2022: Pukul 14.00-00.09 WIB dari gerbang Tol Kali Kangkung Km 414 sampai Km 47 Tol Jakarta-Cikampek
  • One Way 7 Mei 2022: Pukul 14.00-00.00 WIB dari gerbang Tol Kali Kangkung Km 414 sampai Km 3 gerbang Tol Halim
  • One Way 8 Mei 2022: Pukul 14.00-00.00 WIB dari gerbang Tol Kali Kangkung Km 414 sampai Km 3 gerbang Tol Halim.


Simak Video "H-2 Natal, Stasiun Pasar Senen Mulai Dipadati Penumpang"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT