Punya Kubah Meriam, Ini Spesifikasi Pindad Badak 6x6 Andalan Baru TNI AD

Luthfi Anshori - detikOto
Minggu, 23 Jan 2022 14:20 WIB
Kendaraan Tempur dan Kendaraan Taktis Buatan Pindad diserahkan ke TNI AD
Pindad Badak 6x6 dibekali kubah meriam 90 mm. Foto: Dok. Pindad
Jakarta -

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto resmi menyerahkan kendaraan tempur dan kendaraan taktis buatan PT Pindad kepada TNI AD. Yang menarik, ada satu model kendaraan tempur baru yang memiliki kubah meriam bernama Badak. Seperti apa ya spesifikasinya?

Dikutip dari situs resmi Pindad, kendaraan yang diserahkan oleh Menhan kepada TNI AD meliputi 7 unit kendaraan tempur Badak 6x6, 26 unit Anoa 6x6 (APC & Komando), serta 10 unit kendaraan taktis Komodo 4x4 (APC).

Pindad Badak 6x6Pindad Badak 6x6 Foto: Dok. Pindad

"Secara simbolis kita serahkan beberapa alutsista produksi dalam negeri kita yaitu kendaraan berlapis baja ada Badak, Anoa dan komodo dari PT Pindad serta peralatan lainnya untuk angkatan laut dan angkatan udara," ujar Menhan Prabowo.

Bicara spesifikasi, ranpur Badak 6x6 dibuat berdasarkan kebutuhan TNI khususnya untuk mendukung satuan kavaleri. Kendaraan ini memiliki bobot 16,5 ton, dilengkapi kubah meriam dengan kanon 90 mm buatan Cockerill Maintentance & Ingenierie SA Defence (CMI) asal Belgia.

Di kalangan militer dunia, turret Cockerill CSE 90LP dikenal keandalannya dalam memberikan tembakan yang akurat dan efektif. Turret Cockerill CSE 90LP dapat digunakan untuk mendukung tugas prajurit dalam peperangan kota maupun perang konvensional.

Turret ini juga menggunakan sistem senjata bertekanan rendah, yang menghasilkan tembakan dengan akurasi dan kekuatan yang tinggi, secara simultan, dan dapat diandalkan dalam waktu yang lama dengan menggunakan sistem kontrol elektronik dan digital yang dapat digunakan siang dan malam.

Pindad Badak dibekali mesin diesel berkekuatan 340 dk yang dilengkapi Turbo Charger Inter Cooler. Ranpur ini mencapai top speed 80 km/h dengan daya jelajah sejauh 600 km. Badak juga dilengkapi body protection baja anti peluru dan memiliki level proteksi stanag level 3.

Selain meriam kaliber 90 mm, Pindad Badak juga dibekali senapan mesin kaliber 7,62 mm untuk daya gempur maksimal. Ranpur yang diperkenalkan pada 2014 ini bisa dioperasikan 3 orang personel.

Pindad Anoa 6x6Pindad Anoa 6x6 Foto: Dok. Pindad

Kemudian untuk Pindad Anoa 6x6 Armoured Personnel Carrier (APC) memiliki keunggulan dalam mobilitas, proteksi serta daya angkut. Anoa 6x6 memiliki bobot 13 ton, dibekali mesin diesel 320 dk dengan Turbo Charger water cooler, dilengkapi Remote Controlled Weapon Station (RCWS), sistem komunikasi dan transmisi otomatis.

Anoa 6x6 tipe APC memiliki kapasitas angkut 12 personel termasuk pengemudi. Kendaraan ini juga memiliki top speed 80 km/h pada jalan raya dengan daya jelajah 600 km. Sementara Anoa 6x6 Komando didesain untuk menjadi kendaraan bagi komandan dalam memimpin serta mengarahkan pasukan dalam pertempuran. Memiliki kapasitas 7 orang personel serta dilengkapi RCWS.

Terakhir, Komodo 4x4 Armoured Personnel Carrier (APC) dirancang untuk pengangkut personil, dan dapat bergerak cepat dan tepat dalam setiap misinya. Komodo APC dilengkapi dengan mesin diesel 215 dk dengan Turbo Charger Inter Cooler, Remote Controlled Weapon Station (RCWS), dan mampu mencapai top speed 80 km/h di jalan raya, dengan daya jelajah sejauh 450 km.

Kendaraan ini memiliki bobot 8,5 ton, dapat menampung 10 orang personel di dalamnya, dapat terhubung dengan pasukan lain lewat alat komunikasi radio VHF dan HF, serta Intercom yang telah terpasang di dalamnya. Kendaraan ini juga memiliki GPS dan Thermal Vision untuk membantu pengemudi dalam mengoperasikan kendaraan dalam keadaan gelap di malam hari.

(lua/riar)