Beda Respons Konvoi Presiden Jokowi dan PM Malaysia saat Ambulans Lewat

Tim detikcom - detikOto
Selasa, 28 Des 2021 11:10 WIB
Sirene ambulans
Ambulans. Foto: Getty Images/ChristopherBernard
Jakarta -

Di Malaysia, viral video rombongan Perdana Menteri (PM) Malaysia menghentikan laju ambulans yang tengah membunyikan sirine. Ambulans yang berada di persimpangan diminta berhenti dan memberi jalan kepada kendaraan VIP yang melintas di jalan utama.

Dalam video itu, terlihat ambulans milik Masyarakat Bulan Sabit Merah dan sebuah mobil offroad 4x4 di depannya diperintahkan untuk berhenti di persimpangan jalan untuk memberi jalan kepada konvoi yang dikawal oleh polisi lalu lintas. Insiden itu terjadi ketika Perdana Menteri Malaysia sedang melakukan perjalanan untuk kunjungan lapangan untuk mengamati operasi pembersihan di Hulu Langat setelah banjir bandang di Selangor.

Banyak yang beranggapan bahwa tindakan tersebut tidak tepat. Sebab, ambulans yang membunyikan sirine harus cepat dan tepat waktu untuk menolong nyawa pasien yang ada di dalamnya.

Namun, Kepala Departemen Investigasi dan Penegakan Lalu Lintas (JSPT) Selangor, Supt. Azman Syari'at mengatakan, tindakan ini diambil untuk mencegah terjadinya kecelakaan di persimpangan. Menurutnya, jarak antara iring-iringan terdepan dengan persimpangan cukup dekat saat itu. Tindakan itu dilakukan oleh pihak kepolisian agar pembuka jalan konvoi (kendaraan terdepan) tidak bertabrakan dengan kendaraan yang melintas di persimpangan.

Dia mengatakan, keputusan yang diambil oleh petugas lalu lintas itu sesuai dengan ketentuan Peraturan Lalu Lintas Nomor 9 LN 166/1959 Undang-Undang Angkutan Jalan 1987.

"Dalam situasi yang terlihat dalam video, jika anggota lalu lintas di persimpangan mengutamakan kendaraan 4x4 dan ambulans milik Masyarakat Bulan Sabit Merah yang ingin keluar dari persimpangan ke jalan utama, itu adalah tindakan yang akan menimbulkan risiko kecelakaan dan membahayakan pengguna jalan. Oleh karena itu, konvoi di jalan utama diberikan jalur prioritas untuk menghindari kecelakaan selain dengan mempertimbangkan penilaian awal yang telah dilakukan oleh petugas lalu lintas," kata Kepala Departemen Investigasi dan Penegakan Lalu Lintas (JSPT) Selangor, Supt. Azman Syari'at dalam pernyataannya seperti dikutip The Rakyat Post.

Dia bilang, setelah konvoi VIP lewat, petugas lalu lintas langsung mengambil langkah memprioritaskan ambulans setelah tidak ada risiko kecelakaan.

Lanjut halaman berikutnya: Konvoi Presiden Jokowi Kasih Jalan buat Ambulans >>>