Round Up

Chopper Pak Presiden Hilang dari Data LHKPN hingga Viral Kartu Tol Expired

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Sabtu, 18 Sep 2021 13:59 WIB
Costum Collaboration digelar di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan pada 6-9 September 2018. Replika motor chopper Presiden Jokowi turut dipamerkan.
Motor Chopper pak Presiden Joko Widodo. Foto: Rengga Sancaya

3. Sopir Pajero Nekat Melintas di Rel Kereta Api, Berujung Masuk Penjara

Seorang sopir Mitsubishi Shogun atau Pajero nekat melintas di atas rel kereta api dekat stasiun Duddeston, Birmingham, Inggris. Anehnya, pria tersebut meninggalkan mobil SUV miliknya setelah melewati rel sejauh 8 km.

Pihak berwenang British Transport Police menyebut pengemudi Mitsubishi Pajero yang nekat melintas di atas rel tersebut bernama Aaron O'Halloran. Peristiwa terjadi pada pukul 07.30 waktu setempat 9 Mei 2021, O'Halloran mengendarai mobil melalui perlintasan stasiun Duddeston.

Pria berusia 31 tahun ini menempuh jarak sekitar setengah mil atau sekitar 8 km. O'Halloran menyusuri rel dari Stasiun Duddeston hingga Aston.

Dia kemudian meninggalkan kendaraan di seberang rel dan melarikan diri dari tempat kejadian. Petugas menemukan ponsel miliknya di dalam mobil, dan segera melacaknya.

Kini, O'Halloran sedang menjalani persidangan atas dakwaan membahayakan orang di sekitar rel, gaya mengemudi yang berbahaya, hingga membawa mobil tanpa asuransi kendaraan. O'Halloran dipenjara selama 15 bulan serta didenda senilai 156 poundsterling (Rp3 jutaan).

Atas aksinya tersebut, kerugian diperkirakan mencapai 23 ribu poundsterling (Rp 452 jutaan). Kerugian ini berasal dari kerusakan rel hingga jadwal keberangkatan kereta terlambat sampai delapan jam.

Pajero melintas di atas relPajero melintas di atas rel langsung di penjara Foto: British Transport Police

Dalam sebuah wawancara, O'Halloran menolak untuk mengomentari insiden itu. Dia juga menyangkal bahwa dia yang mengemudikan kendaraan ketika ditunjukkan rekaman CCTV.

"Ini adalah tindakan yang sangat berbahaya dan tidak masuk akal oleh O'Halloran yang menyebabkan risiko signifikan bagi penumpang dan kerusakan pada kereta api," Inspektur Detektif Raymond Ascott, seperti dikutip dari British Transport Police, Rabu (16/9/2021) kemarin.

"Hukuman yang diberikan kepadanya mencerminkan beratnya kejahatan ini dan kami bersyukur tidak ada yang terluka akibat perilaku O'Halloran yang mengkhawatirkan," sambung Ascott.

"Dia sekarang punya banyak waktu untuk merenungkan tindakan konyolnya di penjara," jelasnya.



Simak Video "KTT COP26 Dorong Netral Karbon, Jokowi: Siapa yang Tanggung?"
[Gambas:Video 20detik]

(lth/din)