Lebih Dekat dengan Tiga Mobil Presiden RI dari Soeharto Sampai Gus Dur

Tim detikcom - detikOto
Rabu, 18 Agu 2021 12:44 WIB
Mobil Kepresidenan RI
Mobil Kepresidenan RI. Foto: Pameran Virtual Istana Presiden.
Jakarta -

Sekretariat Presiden mengadakan pameran virtual 360 Kendaraan Kepresidenan. Ada tiga mobil Presiden Indonesia yang diparkir di area Istana Presiden. Ketiga mobil itu pernah digunakan oleh Presiden Soeharto, B.J. Habibie, hingga Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Pameran virtual mobil kepresidenan itu bisa kamu saksikan di laman pameranvirtual.istanapresiden.go.id. Dalam pameran virtual itu, kamu juga bisa melihat kondisi mobil Presiden RI yang masih mulus. Dengan pameran virtual, kamu bisa mengakses kabin ketiga mobil presiden ini.

Tiga mobil yang dipamerkan secara virtual itu digunakan oleh Presiden Soeharto, Presiden B.J. Habibie sampai Presiden Gus Dur dalam kegiatan kenegaraan. Apa saja ketiga mobil tersebut?

Cadillac Fleetwood Brougham

Mobil Kepresidenan RICadillac Fleetwood Brougham, Mobil Dinas Kepresidenan RI Foto: Pameran Virtual Istana Presiden

Cadillac Fleetwood sering digunakan Presiden RI sebagai mobil dinas. Tak cuma mobil yang digunakan Presiden Soeharto yang dipajang secara virtual ini, Presiden Soekarno juga beberapa kali menggunakan Cadillac Fleetwood.

Yang dipamerkan secara virtual ini adalah Cadillac Fleetwood Brougham yang pernah dipakai Soeharto hingga B.J. Habibie. Mobil ini diproduksi tahun 1980 di Amerika Serikat dan merupakan generasi akhir dari varian Fleetwood.

Body mobil yang cenderung panjang menyerupai limousin memperlihatkan tampilan yang mewah dan elegan. Mobil ini cocok digunakan oleh petinggi negara di masanya.

Mobil ini menggendong mesin V8 4.100 cc bertenaga 135 daya kuda dengan torsi maksimal 260 Nm. Mesin dikawinkan dengan transmisi otomatis 4 percepatan.

Cadillac Fleetwood Brougham 1980 yang pernah menjadi mobil dinas Presiden RI ini digunakan untuk beberapa kegiatan kenegaraan di antaranya:

- Presiden Soeharto menerima kunjungan tamu negara Sultan Brunei Darussalam di Istana Merdeka pada 24 Oktober 1984
- Presiden Soeharto menerima surat-surat kepercayaan duta besar Republik Mesir untuk Indonesia pada 22 November 1995
- Presiden B.J. Habibie menerima surat-surat kepercayaan duta besar Republik Rakyat Bangladesh dan Kuwait untuk Indonesia pada 26 November 1998.

Mercedes-Benz S280

Mobil Kepresidenan RIMercedes-Benz S280, Mobil Kepresidenan RI Foto: Pameran Virtual Istana Presiden

Yang kedua adalah Mercedes-Benz S280. Berbeda dengan mobil presiden lainnya yang mayoritas hitam, Mercy ini hadir dengan warna putih. Sedan Mercedes-Bens S280 yang menjadi mobil dinas kepresidenan ini diproduksi tahun 1980. Warna putih dinilai menambah kesan elegan, klasik dan unik bagi kendaraan yang digunakan untuk kegiatan resmi dan kenegaraan.

Mobil ini menggendong mesin enam silinder DOHC 2.746 cc dengan transmisi otomatis empat percepatan. Uniknya, mobil ini memiliki sensor topografi yang meningkatkan kemampuan berkendara dengan memantau posisi kendaraan (permukaan datar, miring, atau menurun) dan posisi pedal gas yang berfungsi mencegah akselerasi yang tidak disengaja saat jalan menurun tanpa sering melakukan pengereman untuk mempertahankan kecepatan.

Sistem pengabutan menggunakan karburator. Mesin 2,8 liter yang digendongnya ampu menyemburkan tenaga hingga 156 PS dengan torsi maksimal 223 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam butuh waktu 11 detik. Konsumsi bahan bakarnya sebanyak 15,1 liter per 100 km.

Mercedes-Benz S280 ini menjadi mobil kepresidenan yang digunakan oleh Presiden Soeharto tahun 1983-1998, Ibu Tien Soeharto pada 1983-1998, Presiden B.J. Habibie tahun 1998-2000, dan Presiden Abdurrahman Wahid pada 2000-2001.

Mercedes-Benz S280 (Bulletproof)

Mobil Kepresidenan RIMercedes-Benz S280 (Bulletproof), Mobil Kepresidenan RI Foto: Pameran Virtual Istana Presiden

Satu lagi mobil Mercedes-Benz S-Class yang digunakan sebagai mobil dinas presiden. Mobil itu adalah Mercedes-Benz S280 (Bulletproof) yang sudah dilengkapi dengan perlindungan ekstra antipeluru.

S-Class versi lapis baja ini diproduksi tahun 1982. Mobil menggendong mesin 2.746 cc dengan transmisi otomatis 4 percepatan. Torsi maksimalnya mencapai 240 Nm pada 4.500 rpm.

Akselerasi 0-100 km/jam lebih cepat, cuma 9,9 detik. Kecepatan tertingginya mencapai 200 km/jam.

S-Guard dirancang mirip dengan versi pabrikan massal, tapi ada modifikasi khusus pada panel bodi lapis baja, kaca antipeluru termasuk wheelbase yang lebih panjang.

Mobil ini memiliki kemampuan menahan tembakan senjata kecil dan perangkat peledak tertentu. Tangki bahan bakar dan sistem kelistrikan dapat tertutup sendiri serta sistem peringatan dini alarm. Karena kemampuannya melindungi penumpang, S-Guard banyak digunakan sebagai kendaraan diplomatik pejabat pemerintah dan pemimpin dunia.

Beberapa kegiatan kepresidenan menggunakan Mercedes-Benz S280 (Bulletproof) ini antara lain:

- Kunjungan kerja Presiden Soeharto ke Kabupaten Timika, Papua pada 4-5 Desember 1995
- Kunjungan kerja Presiden B.J. Habibie beserta Ibu Negara Ainun Habibie ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada 10 Juli 1998
- Kunjungan kerja Presiden B.J. Habibie ke Makassar, Sulawesi Selatan pada 6 Agustus 1999
- Kunjungan kerja Presiden Abdurrahman Wahid ke Cirebon, Jawa Barat pada 3 Juli 2001.



Simak Video "Heboh Mobil Halangi Konvoi Presiden, Ini Ancaman Hukumannya"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)