Waduh! Pintu Tol Dalam Kota Disekat, Bikin Ambulance Ikut Sulit Melintas

team DetikOto - detikOto
Selasa, 06 Jul 2021 13:51 WIB
PPKM Darurat di Ibu Kota dinilai belum efektif. Mobilitas masyarakat masih tinggi ditandai dengan kemacetan yang terjadi dimana-mana.
Ilustrasi kemacetan akibat penyekatan Foto: Pradita Utama/detik.com
Jakarta -

Jika tidak ada keperluan mendadak atau tidak bekerja pada perusahaan esensial, detikOto ingatkan lebih baik untuk tetap di rumah dan mengikuti anjuran Work Form Home (WFH) ya. Karena jika detikers masih saja nakal, selain sulit untuk menekan angka penyebaran virus Corona, bisa dipastikan kemacetan panjang bisa terjadi akibat banyaknya titik penyekatan dan ditutupnya beberapa pintu tol dalam kota.

Hasilnya ambulance yang hendak melintas untuk bisa menolong para pasien Corona terhalang kemacetan dan tidak bisa lewat. Seperti kejadian yang berhasil terekam kamera dan dipublish akun media sosial @dkiinfo.

"08.40 WIB Tol DalKot dari cawang sampai ke arah senayan macet total ambulance susah lewat Parah min .dm by @rezza_maulana27," tulis akun @dkiinfo.

Berbagai tanggapan menarik akan kejadian tersebut juga dilontarkan warganet, seperti yang disampaikan @andisuf. "Diantara para pejuang Rupiah dan pejuang demi menyelamatkan nyawa manusia," tulis akun @andisuf.

"Ya Allah kasian di dalam mobil berjam-jam, kalau begini terus banyak orang jadi stress," tulis akun @elice_clothing.

[Gambas:Instagram]



Sebagai pengingat untuk bisa membatasi mobilitas masyarakat selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sejumlah titik penyekatan dan pemeriksaan disiapkan dan penyeketan juga berlaku untuk jalan bebas hambatan atau Tol.

Tercatat jalan tol yang dikelola PT Jasa Marga (Persero) Tbk, ada penyekatan dan pemeriksaan di 29 titik. Hal ini berdasarkan diskresi dan koordinasi dengan pihak Kepolisian dan TNI untuk mendukung PPKM Darurat. Pembatasan dan pengendalian mobilitas masyarakat ini diterapkan hingga 20 Juli 2021.

Dalam informasi terkini yang disiarkan Jasa Marga, ada 29 titik penyekatan dan pemeriksaan di akses jalan tol. Berikut rinciannya.

1. Jalan Tol Dalam Kota Jakarta

Arah Cawang:
- Akses Keluar/Off Ramp Slipi (Pemeriksaan Kendaraan)
- Akses Keluar/Off Ramp Senayan (Penyekatan Total)
- Akses Keluar/Off Ramp Semanggi (Penyekatan Total)
- Akses Keluar/Off Ramp Tebet (Penyekatan Total)
- Akses Keluar/Off Ramp Cawang (Pemeriksaan Kendaraan)

Arah Tomang:
- Akses Keluar/Off Ramp Slipi (Pemeriksaan Kendaraan)
- Akses Keluar/Off Ramp Semanggi (Penyekatan Total)
- Akses Keluar/Off Ramp Kuningan (Penyekatan Total)
- Akses Keluar/Off Ramp Tebet (Pemeriksaan Kendaraan).

2. Jalan Tol Padaleunyi (Pemeriksaan Kendaraan)

- Gerbang Tol (GT) Pasteur (Akses Keluar Pasteur)
- GT Pasir Koja (Akses Keluar Pasir Koja)
- GT Kopo (Akses Keluar Kopo)
- GT Moh Toha (Akses Keluar Moh Toha)
- GT Buah Batu (Akses Keluar Buah Batu)
- Entrance Padalarang Timur (Akses Masuk Padalarang Timur)

3. Jalan Tol Jagorawi (Pemeriksaan Kendaraan)
- Akses KeluarCiawi (Traffic LightGadog) secara situasional

4. Jalan Tol Semarang-Solo (Pemeriksaan Kendaraan)
- Akses Keluar Tirto Agung.

5. Jalan Tol Semarang ABC

Arah Semarang Kota:
- Exit Gayamsari (Penyekatan Total)
- Exit Tembalang (Penyekatan Total)
- Exit Jatingaleh 1 (Buka-Tutup Situasional, Pemeriksaan Kendaraan)
- Exit Jatingaleh 2 (Buka-Tutup Situasional)
- Exit Krapyak (Penyekatan Total)
- Exit Srondol (Penyekatan Total)
- Exit Johar (Kaligawe) (Penyekatan Total)

6. Jalan Tol Solo-Ngawi (Pemeriksaan Kendaraan)
- KM 578+800A, sebelum keluar GT Ngawi

7. Jalan Tol Pandaan-Malang (Pemeriksaan Kendaraan)
- Exit GT Singosari
- Exit GT Lawang
- Exit GT Pakis
- Exit GT Malang.

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pemberlakuan penyekatan tersebut. Diimbau kepada pengguna jalan untuk turut mendukung PPKM Darurat ini dengan tetap di rumah saja, menghindari ruang publik dan kerumunan, menerapkan pola hidup bersih dan tetap memperketat protokol kesehatan jika harus keluar rumah untuk keperluan mendesak, guna menekan penyebaran COVID-19," tulis Jasa Marga dalam siaran persnya, Minggu (4/7/2021) kemarin.



Simak Video "Catat! Ini Kapasitas Maksimal Mobil Pribadi Selama Masa PPKM Darurat"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)