Bus Double Decker Quad Axle, Cocok Dipakai di Indonesia Nggak?

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 21 Jun 2021 17:57 WIB
Sasis bus quad axle Mercedes-Benz O500 RSDD 2741 8×2
Foto: Mercedes-Benz. Sasis bus quad axle Mercedes-Benz O500 RSDD 2741 8×2.
Jakarta -

Selain menggunakan poros tiga roda (bus triple axle), bus double decker juga ada yang menggunakan empat poros roda alias quad axle. Bus tingkat quad axle banyak digunakan di negara-negara Amerika Latin. Kalau di Indonesia cocok nggak ya?

Dijelaskan Brand & Marketing Communication Manager Laksana, Candra Dewi, saat ini belum ada regulasi dari Kementerian Perhubungan yang mengatur bus empat poros roda di Indonesia. Hal itu wajar, mengingat bus poros roda tiga saja baru tersedia aturannya saat infrastruktur jalan tol di Jawa sudah tersambung dari ujung barat ke ujung timur. Di sisi lain, APM (Agen Pemegang Merek) masih mempelajari potensi bus quad axle di Tanah Air.

"Secara regulasi memang harus ada kategori khusus (untuk bus quad axle) yang memang belum ada saat ini. Mungkin dari para APM juga sedang melihat-lihat, apakah pasar juga sudah siap menerimanya atau belum dan apakah produk ini cocok digunakan di Indonesia atau tidaknya. Quad axle ini memang di dunia sangat terbatas sekali, hanya di Amerika Latin saja, bahkan di Amerika Serikat atau Eropa juga tidak tersedia," kata Dewi, kepada detikOto, belum lama ini.

Dewi pun menjelaskan keunggulan bus double decker yang disebut memiliki kapasitas angkut lebih banyak dibanding bus triple axle. "Dengan quad axle tentunya dimensi dan kapasitas bisa lebih besar lagi, mungkin dengan investasi yang tidak terlalu besar lagi dibandingkan dengan triple axle. Untuk pasar-pasar yang memang sangat gemuk sekali, apabila occupancy rate-nya bisa bagus, maka sangat masuk akal sekali untuk sekalian menggunakan quad axle," terang Dewi.

Sebagai informasi, salah satu sasis bus quad axle yang tersedia di pasaran adalah Mercedes-Benz O500 RSDD 2741 8×2. Angka 8x2 sendiri memiliki arti jika bus ini ditopang oleh 8 roda, masing-masing 4 di sisi kanan dan sisi kiri.

Dengan poros roda yang lebih banyak, bus quad axle tentunya mampu menampung muatan lebih berat, kapasitas lebih banyak, dan distribusi beban yang lebih merata. Dikutip dari berbagai sumber, as roda depan bus quad axle misalnya, mampu menahan beban hingga 10 ton (10.000 kg), sementara as roda belakangnya bisa menampung bobot hingga 17 ton (17.000 kg).

Keunggulan lain dari bus quad axle yakni mampu dipasang bodi dengan panjang mencapai 14 meter, selain itu jarak sumbu roda juga bisa diatur secara fleksibel. Dan tentunya sasis bus quad axle mampu mengadopsi berbagai jenis bodi, seperti double decker (bus tingkat) hingga low driver atau familiar dengan sebutan bus UHD (Ultra High Decker).

Contoh bus quad axle yang beroperasi di BrasilContoh bus quad axle yang beroperasi di Brasil Foto: Instagram @onibusmsc

Bicara spesifikasi, bus quad axle seperti Mercedes-Benz O500 RSDD 2741 8×2 dibekali mesin OM 457 LA 6 silinder segaris 12 liter (12.000cc), yang mampu menghasilkan tenaga puncak 408 dk dan torsi maksimum 1.900 Nm pada 1.100 rpm.

Tenaga mesin tersebut disalurkan ke roda melalui transmisi otomatis PowerShift otomatis, tanpa pedal kopling, dengan tiga fungsi kenyamanan, keamanan, dan efisiensi bahan bakar.

Selain itu, bus ini dilengkapi sejumlah fitur keselamatan, seperti sistem kontrol stabilitas ESP, ABS (Anti-lock Brake System) dan ASR (Anti Slip Regulation), rem elektronik EBS, rem cakram, hingga retarder.

(lua/lth)