Harga Tiket Bus Mulai Naik Hari Ini

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 19 Apr 2021 14:01 WIB
Sejumlah penumpang hilir mudik beraktivitas di Terminal Pulogebang, Jakarta. Mereka manfaatkan momen libur nataru untuk melakukan perjalanan ke luar kota.
Harga tiket bus mulai naik imbas larangan mudik 2021. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Harga tiket bus mulai naik hari ini, Senin (19/4/2021). Hal itu merupakan imbas dari kebijakan larangan mudik yang diberlakukan mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

Pemerintah resmi mengeluarkan larangan mudik lebaran 2021 untuk mencegah penyebaran virus Corona. Kebijakan yang sama juga diberlakukan 2020 lalu, di awal-awal terjadinya pandemi COVID-19.

Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan memprediksi, masyarakat tetap akan ada yang mudik sebelum penerapan larangan mudik 2021 pada tanggal 6 Mei 2021.

Menurut pria yang akrab disapa Sani, pemudik yang 'curi start' bisa terjadi setelah tanggal 20 April 2021. Malah sudah banyak yang melakukan reservasi perjalanan sebelum tanggal 6 Mei 2021.

"Kalau melihat reservasi di sistem, itu reservasi udah lumayan tinggi reservasinya. Sudah di angka 60% dari existing jumlah unit yang berangkat, yang kita buka pelayanan," ucapnya.

Menurut Sani, harga tiket bus bisa naik sebelum tanggal 6 Mei. "Kalau memang tanggal 6 (Mei) confirm tidak boleh beroperasi sampai tanggal 17 (Mei), ada kemungkinan kita akan menaikkan (harga) tiket," jelas Sani.

"Ya mungkin 25-50% (kenaikan harga tiketnya). Tergantung harga tiket dan jarak. Kita belum putuskan mau naikkan kapan," sambung pria yang menjabat sebagai Direktur Utama PO SAN itu.

Ketua Umum BisMania Community, Zaenal Arifin, mengatakan bahwa per hari Senin (19/4/2021), perusahaan otobus (PO) mulai banyak yang menaikkan harga tiket.

"Beberapa PO sudah mulai menaikkan harga tiket. Kalau tadi saya cek, mereka mulai kompak (menaikkan harga tiket)," kata Zainal, kepada detikOto, melalui pesan singkat, Senin (19/4/2021).

Lanjut Zainal menjelaskan, harga tiket bus minggu ini naik sekitar 20-30% dari harga normal. Kenaikan harga tiket bus tersebut dilakukan oleh PO-PO yang beroperasi di Jawa.

"(Sementara untuk PO) Sumatera ada yang (baru menaikkan harga tiket bus) per tanggal 20 April sampai 25 April besok," jelas Zaenal.

Menurut Zainal, kenaikan harga tiket bus terjadi karena puncak arus mudik akan terjadi sebelum tanggal 6, di mana pada tanggal itu akan diberlakukan larangan mudik.

"Terutama (bus yang trayeknya) ke Sumatera itu, menjual tiket terakhir tanggal 4 (Mei 2021)," tukasnya.



Simak Video "Dilema Korlantas soal Boleh atau Tidaknya Mudik Sebelum 6 Mei"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/riar)