5 Fakta Innova-Fortuner Kebagian Diskon PPnBM, Harga Bisa Turun Sampai Rp 100 Juta

Tim Detikcom - detikOto
Jumat, 26 Mar 2021 06:40 WIB
Karyawan menjelaskan salah satu produk mobil kepada calon pembeli di salah satu dealer di Jakarta, Senin (15/2/2021). Pemerintah memberikan keringanan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mobil baru ketegori 4x2 atau sedan dengan mesin sampai dengan 1.500 cc mulai Maret 2021 dengan tiga tahap untuk meningkatkan pertumbuhan industri otomotif dengan local purchase kendaraan bermotor di atas 70 persen. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp.
Diskon PpnBM kini juga diperuntukkan ke mobil hingga 2.500cc. Termasuk di dalamnya Fortuner dan Innova (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)


3. Kalkulasi Diskon Fortuner Bisa Tembus Rp 100 Juta

Perkiraan besarnya diskon PPnBM jika dipotong 50% dan 25% (4x4) untuk tahap I, Fortuner-Innova bisa turun harga dari puluhan hingga ratusan juta rupiah. Sebagai catatan, harga ini merupakan perkiraan. Harga resmi bakal diumumkan agen pemegang merek (APM).

Ambil contoh, Fortuner 4x2 2.4 G M/T Diesel saat ini dijual Rp 512.000.000 (OTR Jakarta), nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) 4x2 2.4 G M/T Diesel diambil dari Permendagri no 1 tahun 2021 yakni sebesar Rp 382.000.000 serta koefisien bobot 1,050, maka berikut perhitungannya:

=(NJKB x koefisien bobot) x nilai PPnBM 10 %

=(Rp 382.000.000 x 1,050) x 10 %

Diskon =Rp 40.110.000

Umumnya harga OTR sudah termasuk dengan PPnBM. Jika sudah dikurangi PPnBM yang didiskon 50 persen, berapa kisaran penurunan harganya?

Harga OTR dikurangi kisaran PPnBM

= Rp 512.000.000 - Rp 40.110.000
= Rp 471.890.000

Melalui penghitungan yang sama, diskon akan lebih besar untuk tipe Fortuner 4x4 yang diturunkan PPnBM-nya menjadi 30 % untuk tahap I. Fortuner 4x4 2.4 G A/T DSL saat ini dijual Rp 637.700.000 akan mendapat diskon Rp 150.255.000. Itu artinya mobil ini harganya akan turun menjadi Rp 487.445.000.

Lalu contoh lain, Innova M/T Bensin yang saat ini dijual Rp 342.400.000. Nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) Innova 2.0 M/T Diesel diambil dari Permendagri no 1 tahun 2021 diketahui sebesar Rp 382.000.000 serta koefisien bobot 1,050, maka berikut perhitungannya:

=(NJKB x koefisien bobot) x nilai PPnBM 10 %

=(Rp 256.000.000 x 1,050) x 10 %

Diskon =Rp 26.880.000

Berapa besaran penurunan harga Innova M/T jika dikenakan diskon PPnBM?

Rp 342.400.000 - Rp 26.880.000 = 315.520.000


4. Bagaimana Nasib CR-V dan HRV?

Seperti disebutkan pada poin sebelumnya, dua produk Honda yakni CR-V dan HR-V juga masuk kategori kendaraan yang kubikasi mesinnya berada dalam rentan 1.501 hingga 2.500. Hanya saja keduanya terganjal syarat kandungan lokal sebesar 60%.

PT Honda Prospect Motor (HPM) sebelumnya meminta agar pemerintah meninjau kembali syarat local purchase agar dampak industrinya semakin besar.

Beberapa waktu yang lalu, Sri Mulyani mengungkap berpatok pada tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) 70 persen. Kini syaratnya diturunkan dengan harus memenuhi local purchase minimal 60 persen. Bagaimana nasib CR-V dan HR-V?

"Saat ini kami masih berkomunikasi dengan pemerintah untuk detail dari program ini, termasuk model apa saja yang akan termasuk di dalamnya," tutup Billy

5. Alasan Pemerintah Memperluas Diskon PPnBM

Kementerian Perindustrian menyebut tujuan memperluas diskon PPnBM untuk mendorong peningkatan penjualan kendaraan bermotor.

Pada pekan pertama Maret, program ini menghasilkan peningkatan jumlah pemesanan mobil hingga 140% bagi tipe kendaraan yang ditetapkan untuk mendapatkan PPnBM. Dengan meningkatnya penjualan kendaraan, industri otomotif akan bangkit dan membantu memulihkan ekonomi nasional.

"Dari evaluasi, dapat dilihat bahwa program relaksasi PPnBM efektif untuk meningkatkan purchasing power dari masyarakat. Hal ini juga berdampak positif karena dapat men-jumpstart perekonomian. Pulihnya produksi dan penjualan industri otomotif akan memiliki multiplier effect bagi sektor industri lainnya," jelas Menperin Agus Gumiwang.



Simak Video "Berikut Daftar Mobil yang Bisa Dapat Diskon PPnBM 100%"
[Gambas:Video 20detik]

(din/din)