Asuransi Mobil untuk Banjir dan Gempa Bumi, Segini Bayar Preminya

Luthfi Anshori - detikOto
Kamis, 21 Jan 2021 17:53 WIB
Sebuah mobil dan bangunan rusak akibat gempa bumi, di Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021). Petugas BPBD Sulawesi Barat masih mendata jumlah kerusakan dan korban akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 tersebut. ANTARA FOTO/Akbar Tado/wpa/hp.
Mobil rusak kena gempa. Foto: ANTARA FOTO/AKBAR TADO
Jakarta -

Asuransi mobil dibagi menjadi dua jenis, all risk (comperhensive) dan Total Loss Only (TLO). Dalam kondisi standar, dua asuransi tersebut tidak menjamin kerusakan mobil akibat bencana alam seperti banjir dan gempa. Nah, agar mobil yang terkena banjir atau gempa bisa dijamin asuransi, maka pemilik harus memperluas tanggungan dengan membayar tambahan biaya premi.

Informasi mengenai simulasi pembayaran biaya asuransi mobil sebenarnya bisa dengan mudah Anda dapatkan di berbagai situs penyedia jasa asuransi. Di dalam situs itu, termuat simulasi pembayaran asuransi, baik biaya asuransi standar maupun biaya asuransi yang mencakup perluasan risiko.

Sebagai contoh, detikOto memilih simulasi penghitungan biaya asuransi di situs Gardaoto untuk Toyota Avanza 1.3 E M/T STD, dengan kode plat nomor B, yang berarti di wilayah Jakarta. Dengan harga pertanggungan Rp 170 juta, di situ terdapat 3 pilihan asuransi yang ditawarkan Gardaoto, yakni TLO, lite comprehensive, dan comprehensive.

Untuk asuransi mobil TLO ditawarkan dengan biaya premi dasar Rp 1.734.000, sementara biaya administrasinya adalah Rp 50 ribu. Dan tercatat sudah termasuk
perluasan jaminan huru-hara, kerusuhan, banjir, angin topan, gempa bumi, tsunami, gunung meletus, tanah Longsor, dengan tambahan premi Rp 408 ribu.

Kemudian untuk jenis asuransi lite comprehensive, biaya premi dasarnya Rp 4.199.000, dengan biaya administrasi Rp 50 ribu. Jika ingin tambah jaminan
untuk risiko huru-hara, kerusuhan, banjir, angin topan, gempa bumi, tsunami, gunung meletus, dan tanah Longsor, dikenakan biaya premi perluasan jaminan sebesar Rp 425 ribu.

Sementara untuk paket asuransi comprehensive, biaya premi dasarnya Rp 5.049.000 dan biaya admisitrasinya Rp 50 ribu. Dan kalau ingin memperluas jaminan huru-hara, kerusuhan, banjir, angin topan, gempa bumi, tsunami, gunung meletus, dan tanah Longsor, dikenakan biaya premi perluasan jaminan sebesar Rp 510 ribu.

Khusus untuk asuransi comprehensive ini terdapat tambahan layanan home survey & pickup delivery service. Layanan ini bisa digunakan secara mudah melalui Garda Mobile Otocare. Di aplikasi ini pelanggan bisa memilih lokasi survei dan antar jemput kendaraan menuju dan dari bengkel area Kota Jakarta, Bandung, Bogor, dan Surabaya.



Simak Video "Curhat BMKG: Peringatan Siklon Seroja Kalah dengan Pernikahan Atta-Aurel"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)