Sabtu, 19 Sep 2020 19:26 WIB

Mitsubishi Setop Produksi Mobil Listrik Pertamanya

Rizki Pratama - detikOto
Mitsubishi Serahkan Kendaraan Listrik Kepada Pemerintah

CEO Mitsubishi Motors Osamu Masuko secara simbolis menyerahkan kunci kepada Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat berlangsungnya acara penyerahan kendaraan listrik kepada pemerintah Indonesia, Jakarta, Senin (26/2/2018). Dalam kesempatan ini Mistsubishi motors menyerahkan kendaraan listrik kepada pemerintah indonesia sebanyak 8 unit Mitsubishi Outlander PHEV Plug in Hybrid, 2 unit Mitsubishi i-MiEV dan 4 unit quick charger. Grandyos Zafna/detikcom Produksi Mitsubishi i-MiEV segera berakhir tahun ini. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Mitsubishi Motors akan berhenti membuat mobil penumpang listrik produksi massal pertamanya di dunia, i-MiEV. Tahun ini menjadi tahun terakhir Mitsubishi i-MiEV berdasarkan laporan dari media Jepang Nikkei.

Penjualan Mitsubishi i-MiEV tidak menunjukkan pertumbugan dan tergolong lesu. Mobil ini juga seakan terlupakan dan telah jauh tertinggal dibandingkan dengan mobil-mobil listrik lainnya yang ada di pasaran.

Mitsubishi mengaku tak memiliki sumber daya yang cukup untuk menjaga produknya ini terus berada di pasaran. Belum lagi saat ini kondisi perekonomian dalam masa kritis akibat belum lenyapnya pandemi virus Corona dari muka bumi.

"Kami tidak memiliki cukup uang dan personel untuk terus berinvestasi dalam pengembangan EV," kata seorang eksekutif Mitsubishi Motors.

Sejak pertama kali diluncurkan Mitsubishi tidak dapat memberikan satu pun inovasi baru i-MiEV. Mobil mungil ini hanya mampu menjelajah sejauh 160 km dengan satu kali pengisian baterai sampai penuh.

Mitsubishi Motors telah memasarkan i-MiEV sejak 2009 di lebih dari 50 negara, termasuk Jepang, Eropa, dan AS. Meski begitu permintaan dan penjualan mobil ini tak berkembang sama sekali. Selama satu dekade lebih i-MiEV hanya laku 32 ribu unit.

Langkah elektrifikasi Mitsubishi akan mengandalkan kerjasama aliansinya bersama Nissan untuk menggantik i-MiEV. Rencananya Nissan dan Mitsubishi akan melahirkan mobil listrik kembar pada tahun fiskal 2023.

Popularitas i-MiEV berbanding terbalik dengan mobil listrik Nissan Leaf. Meski kini telah tertinggal dari Tesla, Nissan Leaf merupakan mobil listrik produksi massal pertama yang terbilang sukses di pasaran sejak ia meluncur di tahun 2010. Hanya berjarak satu tahun, Nissan Leaf telah menembus penjualan di angka 500 ribu unit sampai sekarang.



Simak Video "Perkenalkan! Xpander dan Xpander Cross Spesial Bernuansa Hitam"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com