Sabtu, 12 Sep 2020 11:46 WIB

Ini Alasan Pertamina Masih Jual Premium, Padahal di ASEAN Tak Ada yang Pakai Lagi

Ridwan Arifin - detikOto
Warga membeli bbm subsidi jenis premium di SPBU Pertamina, Otista, Jakarta Timur, Jumat (15/11/2019). Pertamina berharap penyaluran BBM Bersubsidi tepat sasaran. Sebab yang terjadi di lapangan hingga kini BBM Bersubsidi masih banyak dikonsumsi oleh masyarakat yang secara ekonomi tergolong mampu. Bensin premium Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

BBM Premium dengan kadar Research Octane Number (RON) 88 ternyata mulai punah dari dunia. Sementara di Asia Tenggara, hanya tinggal Indonesia saja yang menjualnya. Adakah alasannya?

Unit Manager Communication Relation & CSR MOR III (Jawa Barat, Jakarta, dan Banten) PT. Pertamina Eko Kristiawan menjelaskan negara tetangga seperti Malaysia saja, BBM dengan kualitas paling rendah adalah jenis RON 95. Pun negara-negara tetangga seperti Laos, Myanmar, dan Kamboja sekalipun tidak lagi menggunakan RON 88.

Kira-kira kenapa Indonesia masih menjual bensin premium ini di masyarakat?

Eko menjelaskan PT Pertamina (Persero) masih menyediakan dan menyalurkan BBM Jenis Premium sebagaimana penugasan Pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 Tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

"Ini sifatnya penugasan, untuk tetap menyediakan BBM premium di masyarakat," ujar Eko saat ngobrol virtual bersama Forum Wartawan Otomotif, Jumat (11/9).

Selain Premium, Pertamina juga masih menyediakan jenis BBM Umum yang meliputi Perta Series (Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) dan Dex Series (Pertamina Dex dan Dexlite).

Sebelumnya Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menjelaskan mengenai filosofi penyederhanaan produk di mana sesuai regulasi Pemerintah dan kesepakatan dunia tentang lingkungan, seluruh negara harus berupaya menjaga ambang batas emisi karbon dan polusi udara dengan standar BBM minimal RON 91 dan CN minimal 51.

Dengan demikian, Premium, Solar dan Pertalite dinilai tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) No. 20 Tahun 2017.

Di wilayah ASEAN, Singapura misalnya, minimal yang dijual adalah BBM RON 92. Sementara di Malaysia, minimal yang dijual, yaitu BBM RON 95 dan BBM RON 97. Kemudian di Thailand (BBM RON 91 & BBM RON 95), Filipina (BBM RON 91, BBM RON 95, dan BBM RON 100), Vietnam (BBM RON 92, BBM RON 95, dan BBM RON 98).

Tidak banyak lagi negara di dunia yang menggunakan BBM RON 88, hanya tinggal tujuh negara yang masih menjajakan setara premium ini, yaitu Indonesia, Kolombia, Mesir, Mongolia, Bangladesh, Ukraina, dan Uzbekistan. Sedangkan Rusia diketahui juga masih menjual namun untuk kalangan terbatas seperti untuk kendaraan militer.



Simak Video "Dear Pertamina, Mulan Jameela Usul Harga Pertamax Setara Premium"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com