Jumat, 11 Sep 2020 10:24 WIB

5 Fakta Ketangguhan Tank yang Tabrak Gerobak Gorengan-Motor

Tim detikcom - detikOto
Tank TNI Tabrak Gerobak di Bandung Barat Tank AMX-13 Foto: tangkapan video viral
Jakarta -

Tank milik Batalyon Kavaleri 4 mengalami kecelakaan di Rajamandala, Kecamatan Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (10/9). Tank tersebut menyeruduk gerobak gorengan dan empat motor ketika berbelok.

Jenis tank yang menabrak gerobak gorengan hingga jejeran motor itu terkonfirmasi adalah AMX-13 versi Canon 105 mm. Hal dikonfirmasi oleh Kapendam III Siliwangi Kolonel Inf FX Sri Wellyanto di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kamis (10/9/2020).

Welly mengatakan insiden penabrakan itu terjadi saat rombongan tank tengah melakukan latihan ST atau siap tempur di Bandung Barat. Latihan diketahui mulai sejak 8 September 2020.

"Benar kejadiannya kecelakaan ranpur tank dari Yonkav 4 yang sedang melaksanakan latihan ST, siap tempur tingkat kompi," katanya.

Empat motor dan gerobak milik warga yang terparkir dihantam hingga mengalami kerusakan parah. Meski demikian, TNI sudah mengganti rugi langsung kerugian materil milik warga yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

"Untuk kerugian yang ditimbulkan, kita sudah inventarisir siang tadi kita sudah selesaikan ganti rugi terhadap masyarakat semuanya sudah selesai dan dengan masyarakat semuanya sudah clear," kata Komandan Batalyon Kavaleri-4 Letnan Kolonel Embi Triono.

Terlepas dari kejadian tersebut, Tank ini menjadi alat utama sistem senjata Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digunakan untuk kepentingan pertahanan Negara.

Berikut ini fakta-fakta ketangguhan Tank AMX-13 yang seruduk gerobak gorengan hingga motor:

1. Tank buatan Prancis

Berdasarkan penelusuran detikcom, tank AMX merupakan tank ringan berawak tiga orang buatan Atelier de Construction d'Issy les Moulineaux (AMX) dari Perancis atau lebih populer dengan nama AMX-13.

Secara dimensi, AMX-13 memiliki panjang 6,36 meter, lebar 2,51 meter dan tinggi 2,30 meter. Bobot kendaraan itu diperkirakan mencapai 14,5 ton.

Tank AMX 13 dari Yonkav 4 Kodam III SiliwangiTank AMX 13 dari Yonkav 4 Kodam III Siliwangi Foto: (@kodam3siliwangi/Twitter)

AMX-13 saat ini masih aktif digunakan oleh Batalyon Kavaleri TNI AD yang tersebar di beberapa Kodam. Tergerus usia, sebagian pada 2011 dilakukan retrofit. Proses modifikasi dan upgrade dilakukan oleh PT Pindad. Belum diketahui apakah tank AMX-13 yang terlibat kecelakaan adalah yang mengalami retrofit atau bukan. Bila melihat tahun pembelian tank, usianya sudah 60 tahun.

2. Sanggup lari 60 km/jam sejauh 400 kilometer

Mengutip Tank Ensyclopedia, Jumat (11/9) AMX-13 model jadul ini dibekali jantung mesin 8-silinder yang sanggup menghasilkan tenaga 250 hp. Transmisi manual terdiri dari 5 gigi maju dan satu gigi mundur.

Tank ini mampu berlari 60 km/jam dengan kapasitas tangki bahan bakar 480 liter, yang diklaim mampu mencapai 400 kilometer.

3. Tank sepuh yang lincah

AMX-13 memiliki ground clearance 370 mm, tank ini dapat melintasi parit selebar 1,6 meter, memanjat rintangan vertikal setinggi 0,65 meter atau kemiringan samping 60 derajat. AMX-13 juga sanggup mengarungi sungai sedalam 0,6 meter.

4. Tank populer

Dikutip dari Army Guide, AMX-13 adalah jenis tank ringan buatan Ateliers de construction d'Issy-les-Moulineaux (AMX) dari Prancis, sekarang purnajualnya oleh Nexter. Ini adalah tank yang populer pada masa Perang Dingin, diproduksi pada 1952-1987 dan dipergunakan oleh lebih dari 25 negara, termasuk Indonesia.

Diperkirakan total produksi keluarga AMX-13 dari kelas ringan, termasuk light tank, berjumlah 7.700 unit, sekitar 3.400 di antaranya adalah diekspor.

Tank AMX 13 dari Yonkav 4 Kodam III SiliwangiTank AMX 13 dari Yonkav 4 Kodam III Siliwangi Foto: (@kodam3siliwangi/Twitter)

5. Masih aktif di Indonesia

Sebanyak 400 unit diboyong ke Indonesia, di mana 275 unit di antaranya adalah versi kanon 75 mm dan 105 mm. Di Indonesia tank ini bekerja untuk Operasi Trikora pada awal 1960-an. Lalu pada 2011 secara bertahap diremajakan mesin dan persenjataannya oleh PT Pindad dan menjadi tank AMX 13 Retrofit. Saat ini masih aktif digunakan oleh Batalyon Kavaleri TNI AD yang tersebar di beberapa Kodam.

Proses modifikasi dan upgrade dilakukan oleh PT Pindad. Belum diketahui apakah tank AMX-13 yang terlibat kecelakaan adalah yang mengalami retrofit atau bukan.



Simak Video "Rusia Pamer Sistem Pertahanan Udara"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com