Jumat, 11 Sep 2020 08:49 WIB

PSBB Ketat Lagi, PO Bus: Jangan Sampai Angkutan Bodong Beredar

M Luthfi Andika - detikOto
Ramainya Terminal Tanjung Priok Jelang Libur Panjang Ilustrasi suasana bus AKAP Foto: Pradita Utama/detikcom
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk bisa menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali mulai Senin 14 September 2020. Langkah ini diambil atas pertimbangan semakin banyaknya kasus terpaparnya virus COVID-19.

Meski demikian keputusan ini akan membuat banyak sektor terimbas dan bisa berujung usaha gulung tikar. Namun bukan hal tersebut yang paling menjadi momok utama para pelaku usaha angkutan umum Antar Kota Antar Propinsi (AKAP), melainkan keputusan PSBB ini bisa menimbulkan banyaknya angkutan umum bodong.



"Jika PSBB diterapkan kembali, ya itu kan domain pemerintah. Namun kami rasa harus ada solusi bagi masyarakat yang perlu transportasi. Ini supaya lalu lintas orang terkontrol, pandemi dapat dikendalikan dan pihak operator bus tidak mati," ujar Owner PO Bus Sumber Alam, Anthony Steven.

"Jangan sampai, ini malah jadi pendorong orang beralih total ke angkutan ilegal atau bodong yang tidak dapat terpantau," Anthony menambahkan.

Terminal di kuningan tunggu kebijakan pembatasan angkutan ke DKIIlustrasi Terminal di kuningan tunggu kebijakan pembatasan angkutan ke DKI Foto: Bima Bagaskara

Anthnony menambahkan, hingga saat ini belum ada imbauan mengenai boleh tidaknya bus AKAP keluar-masuk Jakarta.

"Sementara belum (larangan AKAP masuk Jakarta). Kami juga memantau perkembangan di lapangan. Langkah apa yang akan diambil teman-teman PO Bus AKAP? Kami juga belum tahu mas. Kami sih usahakan jalan semaksimal mungkin. Tapi ya harus lihat sikon (situasi dan kondisi di lapangan)," ujar Anthony.

Berdasarkan pengumuman #jakartatanggapcorona yang diterima detikOto dari Pemprov DKI Jakarta, ada 5 aturan yang harus diikuti masyarakat Jakarta saat hendak keluar kota pada masa PSBB total, sebagai berikut:

Jika Saya Harus Keluar Kota Menggunakan Angkutan Umum:

1. Pastikan anda tidak dalam kondisi flu, batuk dan demam.
2. Menaati aturan physical distancing di dalam terminal, stasiun atau bandara dan di dalam kendaraan umum.
3. Wajib memakai masker selama di terminal, stasiun atau bandara dan selama di dalam kendaraan umum.
4. Mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah masuk terminal, stasiun dan atau bandara.
5. Bersedia dilakukan thermal scan suhu tubuh oleh petugas.



Simak Video "Prediksi Horor Jika DKI Tak Kembali PSBB"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com