Kamis, 06 Agu 2020 13:43 WIB

Kantor Daihatsu dan Mitsubishi Sempat Ditutup Akibat Terpapar COVID-19

M Luthfi Andika - detikOto
Poster Ilustrasi Corona Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan energi (Dinakertrans) Provinsi DKI Jakarta mengumumkan 26 perkantoran di Jakarta harus ditutup sementara karena terpapar COVID-19. Beberapa perusahaan otomotif pun terdapat di dalamnya, seperti PT Astra Daihatsu Motor dan PT Mitsubishi Krama Yudha Motors.

Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) tidak membantah kabar tersebut, namun saat ini sudah tidak ada karyawan yang terpapar.

"Dalam beroperasi Astra Daihatsu Motor (ADM) selalu mengikuti protokol kesehatan COVID-19 sesuai peraturan pemerintah. Kami ADM selalu mendahulukan keselamatan karyawan sebagai prioritas utama, untuk kondisi penghentian operasional pabrik. Memang selalu kami lakukan jika ditemukan ada karyawan positif menderita COVID-19," kata Amel.

"Pada waktu penutupan (tutup sementara) ADM melalukan seluruh proses disinfektan sesuai protokol COVID-19. Saat ini belum ditemukan lagi karyawan yang menderita positif COVID-19 sejak merebaknya pandemi COVID-19," Amel menambahkan.

Pada kesempatan yang Daihatsu juga membentuk tim khusus untuk memonitor langsung seluruh karyawan ADM untuk bisa terhindar dari COVID-19.

"ADM sudah membentuk team khusus COVID-19 yang memonitor dan me-minimize penyebaran pandemi. ADM juga membuat aplikasi untuk memonitor pergerakan karyawan. Jika ada yang terkena maka kami bisa memonitor pergerakan karyawan tersebut dan mencegah penyebaran lebih lanjut," kata Amel.

Hal senada juga disampaikan Head of PR & CSR Department KTB, Dony Hermawan menanggapi kabar yang beredar saat ini.

"Dari sisi KTB, MKM (perusahaan afiliasi Mitsubishi (pabrikan) stamping truck Fuso) ada 1 victim terkena COVID-19 dan sudah ditangani dengan baik sesuai protokol kesehatan/standard COVID-19. Setelah terdeteksi pabrik MKM tidak beroperasi selama 3 hari (31 Juli sampai 2 Agustus) untuk proses Disinfeksi," ujar Dony.

"Kemudian pabrik kembali beroperasional, kembali produksi," Dony menambahkan.



Simak Video "Ridwan Kamil soal Vaksin Corona: Warga Depok Kami Prioritaskan"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com