Jumat, 31 Jul 2020 13:35 WIB

Tesla Siap Suplai Baterai Mobil Listrik untuk Merek Lain

Rizki Pratama - detikOto
Prestige Motorcars kembali memperkenalkan line up kendaraan ramah lingkungannya. Kali ini mobil yang dibawa oleh importir umum tersebut adalah Tesla Model 3. Tesla akan berperan jadi pemasok baterai di industri mobil listrik. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Chief Executive Officer Tesla, Elon Musk mengatakan pada hari Selasa lalu bahwa perusahaannya terbuka untuk menyuplai perangkat lunak berlisensi dan memasok powertrain dan baterainya. Seperti diketahui sejauh ini Tesla secara global merupakan mobil listrik yang menawarkan teknologi termutakhir untuk pasar dengan harga bersaing.

Tesla sebelumnya telah memasok baterai ke Mercedes-Benz dan Toyota Motor berdasarkan kesepakatan kemitraan terpisah. Pembuatan baterai Tesla adalah bidang yang menurut analis mobil listrik AS memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan dengan pembuat mobil lawas.

"Tesla terbuka untuk perangkat lunak lisensi dan memasok powertrain & baterai. Kami hanya berusaha mempercepat energi berkelanjutan, bukan menghancurkan pesaing," ujar Musk di Twitter.

Tidak jelas jenis baterai apa yang akan disuplai oleh Tesla untuk pabrikan lain. Dalam manufaktur baterainya, Tesla juga tak sendiri. Perusahaan yang dikomandoi Musk ini menjalankan usaha patungan baterai dengan Panasonic, Teknologi Amperex Kontemporer Cina CATL dan LG Chem dari Korea Selatan

Tesla juga berencana untuk membangun fasilitas manufaktur baterai sendiri di pabriknya di Fremont, California, di bawah proyek "roadrunner". Langkah ini merupakan langkah besar dikarenakan saat ini baterai adalah komponen kendaraan listrik yang paling mahal dan penting.

Seorang ahli baterai Korea Selatan dan seorang profesor di Universitas Seojeong, Park Chul-wan mengatakan ini akan menjadi angin segar bagi perusahaan mobil listrik baru. Di lain sisi, nama lama yang besar di kendaraan berbahan bakar fosil akan terancam berkat menjamurnya mobil listrik murah dari perusahaan kecil.

"Pasokan itu dapat menurunkan hambatan bagi pembuat EV pemula, yang berpotensi mengancam pembuat mobil lama. Strateginya, jika berhasil akan meningkatkan ketergantungan pasar EV pada Tesla," katanya.

Musk mengatakan dalam konferensi pers virtual pendapatan baru-baru ini berasal dari pertumbuhan Tesla dalam produksi sel baterai dengan harga terjangkau. Dari hasil ini Tesla akan mempererat hubunggannya dengan Panasonic, CATL, dan LG Chem.



Simak Video "Saham Tesla Melejit, Elon Musk Jadi Orang Terkaya Keempat Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lua)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com