Kamis, 16 Jul 2020 15:57 WIB

Pakai Mode Autopilot, Tesla Hajar Ambulans dan Mobil Polisi

Rizki Pratama - detikOto
Tesla tabrak ambulans dan mobil polisi dalam mode autopliot Tesla tabrak ambulans dan mobil polisi. (autoevolution)
Jakarta -

Sebuah kecelakaan lalu lintas telah terjadi akibat fitur autopilot dari mobil Tesla. Mobil listrik itu menabrak sebuah mobil patroli polisi dan disambut oleh sebuah ambulans yang tengah parkir.

Kecelakaan ini terjadi di California, Amerika Serikat pada Selasa lalu. Pengemudi adalah seorang pria berusia 23 tahun dan dikonfirmasi berada dalam pengaruh zat psikotropika. Pada kondisi itu ia mengaku mengaktifkan fitur autopliot Tesla Model 3 sebelum tabrakan terjadi.

Tesla sebagai perusahaan yang paling berani menyematkan fitur ini pada mobilnya belum menanggapi kecelakaan tersebut. Seperti diketahui kecelakaan saat mode autopilot Tesla menyala sudah berulang kali terjadi.

Diduga sinar matahari yang cerah telah menipu kamera pemindai autopilot Tesla sehingga garis jalan tak terlihat jelas. Di sisi lain pengemudi menggunakan alasan autopilot dalam upaya lolos dari jerat hukum, meski padahal dalam aturannya orang yang berada di belakang kemudi bertanggung jawab atas segalanya terlepas dari sistem bantuan mengemudi itu.

Kesalahan autopilot ini juga tidak mengurangi kecepatan saat ada kendaraan lain di depan. Kasus ini juga ditemukan di negara lain seperti di Cina dan Jerman di mana sistem tidak membuat upaya untuk mengurangi kecepatan meskipun langsung menuju kendaraan yang di depannya.

Berita baiknya, tidak ada korban serius pengemudi Tesla yang mengalami cedera ringan. Awak ambulans tidak terluka, begitu juga polisi negara bagian yang tidak berada di dekat kejadian pada saat kecelakaan. Insiden ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Teknologi autopilot sebenarnya sudah banyak dimiliki oleh merek mobil lain. Akan tetapi hanya Tesla yang berani menyediakan fitur ini untuk pasar di saat merek lain masih sangat berhati-hati dan terus mengujinya sampai benar-benar aman.

Namun, tak dapat dipungkiri juga ada banyak juga video menunjukkan fitur autopliot Tesla dapat diandalkan dalam jarak cukup jauh. Tapi tentu saja ketika ada korban jiwa yang menderita akibat fitur ini, perlu ada perbaikan atau pertanggungjawaban dari penyedia produk.



Simak Video "Tesla Termurah Hadir di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com