Kamis, 16 Jul 2020 07:54 WIB

Ariya, Mobil Listrik Terbarunya Besutan Nissan Seharga Rp 500-an Juta

Rizki Pratama - detikOto
Nissan luncur Crossover listrik pertamanya Debut Nissan Ariya. (insideevs)
Jakarta -

Nissan akhirnya meluncurkan mobil terbaru yang paling ditunggu-tunggu tahun ini, yaitu Crossover listrik Nissan Ariya. Mobil ini memiliki baterai yang memberikan jarak tempuh sejauh 482 km.

Mobil ini dilepas ke pasaran dengan harga mulai dari USD 40 ribu atau sekitar Rp 582 juta. Pada paket penjualan tentu juga ada pengisi daya. Nissa Ariya menggunakan CCS untuk pengisian daya cepat DC di pasar Amerika Serikat dan Eropa.

Nissan luncur Crossover listrik pertamanyaNissan luncur Crossover listrik pertamanya Foto: insideevs

Dari lembar spesifikasinya dapat ada dua pilihan baterai yang tersedia, 65 kWh dan 90 kWh. Paket baterai 90 kWh dapat menghasilkan jarak tempuh berkendara 482 km. Sementara itu paket baterai 65 kWh adalah 362 km.

Sel-sel baterai Nissan ini disuplai oleh raksasa baterai Cina CATL dan akan menjadi sel NMC prismatik (Lithium-Nikel-Mangan-Cobalt-Oksida). Sel baterai ini berbeda dengan yang digunakan oleh Nissan Leaf.

Drivetrain Nissan Ariya jadi pembeda dengan Leaf. Ariya dihadirkan dalam berbagai konfigurasi, termasuk versi penggerak dua roda dan pengaturan motor listrik kembar yang memungkinkan penggerak semua roda. Nissan menyebut konfigurasi ini dengan e-4ORCE.

Nissan luncur Crossover listrik pertamanyaNissan luncur Crossover listrik pertamanya Foto: insideevs

"Saya tidak takut mengatakan ini mungkin mobil paling berteknologi maju yang pernah dibuat Nissan dalam sejarahnya. Jadi kita meletakkan semua sumber daya dan pengetahuan kita di dalam mobil ini," Wakil Presiden Senior Nissan, Ivan Espinosa mengatakan kepada wartawan, Selasa.

Nissan tidak mengungkapkan jumlah waktu yang diperlukan untuk mengisi daya Ariya. Waktu pengisian EV dapat menjadi titik rekat bagi calon pembeli, terutama bagi kendaraan yang membutuhkan waktu lebih dari 15-20 menit untuk mencapai kapasitas 80 persen.

Nissan memberdayakan Ariya dengan versi terbaru dari sistem bantuan pengemudi canggih, ProPilot Assist 2.0. ProPilot adalah sistem Level 2 parsial otomatis, yang memungkinkan kendaraan untuk mengendalikan kecepatan, jarak antara mobil, dan menjaga mobil di jalur dengan input minimal dari pengemudi.

Nissan luncur Crossover listrik pertamanyaNissan luncur Crossover listrik pertamanya Foto: insideevs

Dari tampangnya, Nissan Ariya dapat dikatakan jauh lebih sporty daripada crossover Nissan lainnya. Mobil ini tidak memiliki banyak garis tajam yang sedan ramai digunakan saat ini. Ariya memilih tampilan yang lebih lembut dan lebih ramah keluarga.

Di dalam kabin ada dua layar horizontal 12,3 inci, satu di belakang kolom kemudi dan yang lainnya di tengah dasbor. Ini bukan floatin screen di atas dasbor seperti Tesla's Model 3 dan Model Y, tetapi berorientasi dalam bentuk gelombang yang mudah dijangkau dan dioperasikan. Ada banyak ruang untuk kaki, yang merupakan ciri khas mobil tanpa mesin pembakaran internal. "Ini benar-benar sensasi yang sangat unik yang Anda miliki ketika duduk di mobil," kata Espinosa.

Nissan Ariya hadir dengan Apple CarPlay dan konektivitas nirkabel Android Auto. Itu akan menjadi model pertama Nissan yang menyertakan pembaruan firmware over-the-air untuk meningkatkan sistem infotainment mobil, arsitektur listrik dan elektronik, sasis, sistem iklim, dan pengaturan EV.



Simak Video "Rugi US$ 6,2 Miliar, Nissan Tutup Pabriknya di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/rip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com