Kamis, 18 Jun 2020 07:07 WIB

Produsen Pertamini Lokal Bikin Surat Izin Beli Bensin Jeriken di SPBU

M Luthfi Andika - detikOto
Pertamini Digital yang Makin Keren Pertamini Digital Foto: M luthfi Andika/detik.com
Jakarta -

Pertamini digital memang jadi penyegaran bagi bisnis bensin eceran, meski notabene hal tersebut masih dalam lingkup ilegal. Namun mungkin banyak yang tidak tahu, untuk menjadi pengusaha bensin eceran dan bisa melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bisa dilakukan karena memiliki surat izin dari kelurahan atau kepala desa setempat.

Seperti yang disampaikan Putra Bagas pembuat Pertamini Digital kepada detikOto, Selasa (16/6/2020).

Bagas mengatakan sebelum pengusaha kecil dagang BBM eceran harus mengantongi surat izin terlebih dulu. Cara Memperoleh atau Membuat Surat Izin Pengecer BBM tersebut adalah dengan mendatangi langsung ke SPBU terdekat, lalu bilang saja mau ngecer bensin kemudian pengusaha kecil akan disuguhi selembar formulir dan biasanya surat izin sudah bisa didapatkan.

Pertamini Digital yang Makin KerenPertamini Digital yang Makin Keren Foto: M luthfi Andika/detik.com

"Itu suratnya bisa dari kami, kebanyakan pengusaha kecil untuk membeli BBM eceran itu menggunakan surat izin dari kelurahan atau kepala desa tertentu. Surat itu menunjukkan bahwa pengusaha ini merupakan benar pengusaha kecil, dan seumpanya si pengusaha kecil ini belum memiliki suratnya maka kami akan buatkan suratnya (untuk dibawa ke ke kelurahan atau kepala desa)," kata Bagas.

Bagas mengatakan yang terpenting dalam surat izin tersebut, harus ada tanda tangan dari kelurahan setempat atau kepala desa.

"Dalam surat izin pembelian BBM di SPBU yang terpenting itu sudah ditandatangani oleh kelurahan atau kepala desa. Bahwa benar Anda benar pengusaha kecil ingin memiliki usaha kecil. Kalau ke Pertamina-nya kayaknya sudah ada pertemuan dari tahun-tahun kemarin (memperbolehkan membeli bensin dengan wadah jeriken)," ucap Bagas.



Simak Video "Kembali Bekerja dan Tetap Sehat di Era New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com