Selasa, 14 Apr 2020 14:22 WIB

Efek Corona, Harga Mobil Bekas Anjlok Hingga 30 Persen

Luthfi Anshori - detikOto
Pekerja mengecek mobil yang dijual di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, Jumat (17/5/2019). Manajer Pemasaran Senior WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih menyatakan penjualan mobil bekas menjelang mudik Lebaran 1440 H meningkat 20 persen dibanding hari biasa pada bulan sebelumnya. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc. Harga mobil turun hingga 30 persen gara-gara krisis akibat pandemi virus Corona.Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Jakarta -

Dampak pandemi virus Corona (COVID-19) menyasar berbagai sektor, tak terkecuali perniagaan mobil bekas. Harga mobil bekas saat ini pun anjlok hingga 30 persen.

Menurut Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih, hal itu wajar terjadi sebab sesuai hukum pasar yang berlaku saat ini.

"Untuk harga jual mobkas saat ini ya ngikutin demand and supply aja. Begitu demand-nya banyak, supply-nya sedikit, ya harga naik. Tapi kalau supply-nya banyak demand-nya enggak ada, otomatis harganya turun. Nah, sekarang ini demand (permintaan) turun karena semua orang mikirnya kesehatan dan keselamatan dulu. Boro-boro mikir beli mobil," kata Herjanto, dihubungi detikOto, Selasa (14/4/2020).

Herjanto mengatakan mobil-mobil bekas di kelas low MPV 7-seater saat ini misalkan, harganya bisa anjlok sampai 30 persen.

"Sekarang (harga mobkas) bisa nyungsep sampai 30 persen. Sekarang misalnya nih mau jual Xenia harga Rp 100 juta, siapa mau beli? Paling ya ditawar orang dapatnya Rp 70 juta. Itu udah paling bagus," sambung Herjanto.

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com