Jumat, 31 Jan 2020 12:51 WIB

Premium Campur Pertamax Lebih Irit dari Pertalite?

Rizki Pratama - detikOto
Mulai hari ini berbagai harga BBM turun serentak, mulai dari bensin premium, solar, Pertamax hingga Pertalite. Harga premium di wilayah Jawa-Madura-Bali turun dari Rp 7.400/liter jadi Rp 7.050/liter. Ilustrasi BBM Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Bahan bakar sebagai sumber tenaga penggerak kendaraan bermotor disediakan dalam beberapa pilihan oktan di Indonesia. Masing-masing dilabeli harga sesuai dengan besaran tekanan bensin dalam proses pembakaran.

Untuk jenis bensin sendiri ada yang memiliki oktan 88 sampai 95. Masing-masingnya tentu sudah ada yang mencoba menguji efisiensi dan hasil performa yang diberikan, namun bagaimana jika BBM itu dicampur?

Detikcom melakukan sebuah pengujian efisiensi bahan bakar Pertalite dengan campuran Pertamax dan Premium. Pengujian konsumsi bahan bakar ini menggunakan metode penghitungan full to full.

Metode ini dilakukan dengan cara mengisi tangki bahan bakar sampai penuh lalu digunakan hingga jarak tertentu. Setelah melakukan perjalanan, tangki diisi kembali sampai penuh untuk mengetahui berapa besar selisih penggunaan bahan bakar.

Untuk mengetahui berapa konsumsinya, angka pada odometer di pengisian penuh kedua dikurangi dengan odometer di pengisian penuh pertama. Dari sana akan didapat berapa jarak tempuh yang mana hasilnya dibagi dengan berapa liter mengisi bahan bakar sampai penuh untuk kedua kalinya sehingga ditemukan konsumsi BBM dengan satuan l/km.

Kembali pada pengujian oleh detikcom, awalnya menguji berapa konsumsi bahan bakar Pertalite dari Pertamina yang memiliki oktan 90. pengujian ini menggunakan sepeda motor Honda CB150R tahun 2016 dengan kapasitas tangki 12 liter. Motor biasanya menggunakan bahan bakar Pertamax dan telah dikuras terlebih dahulu sebelum melakukan pengujian ini.

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com