Chery menyebut bakal memulai produksi manufaktur mandiri. Sayangnya, President Director Chery Group Indonesia Zeng Shuo belum bisa mengungkap di mana lokasi pabriknya.
"Kami sedang melakukan persiapan sesuai dengan regulasi dan kondisi yang berlaku. Saya rasa ini akan segera dirampungkan," ujar Zeng Shuo di ICE BSD City, Tangerang, belum lama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia menjadi salah satu pasar penting buat Chery Group. Merek asal China itu diterima masyarakat Indonesia dengan cukup baik. Mereka masuk dengan menawarkan beragam sub-brand, mulai dari Chery, Omoda, Jaecoo, iCar dan Lepas.
Khusus merek Jaecoo penjualannya melejit, bahkan menyandang status mobil listrik terlaris di Indonesia.
Saat ini Chery diketahui masih menumpang fasilitas perakitan milik partner lokal, PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Pondok Ungu, Bekasi. Selain itu, Chery juga melakukan perakitan Jaecoo J5 di fasilitas pabrik Waneherang, Jawa Barat.
Zeng Shuo belum menyebut secara detail lokasi pabrik Chery di Indonesia. Beberapa waktu lalu, dia memproyeksikan pabrik tersebut bisa beroperasi pada tahun 2026. Hingga semester satu ini, proyeksi tersebut masih sama.
"Ya, kami masih berupaya untuk mulai berproduksi tahun ini," lanjutnya.
Kementerian Perindustrian menyebut komitmen investasi Chery mencapai Rp 5,2 triliun hingga 2030 yang mencakup pengembangan fasilitas produksi di Indonesia, baik melalui kemitraan dengan pihak lain maupun pembangunan pabrik mandiri.
Tidak hanya memasok kebutuhan mobil dalam negeri, Chery Indonesia juga melebarkan sayap dengan melakukan ekspor mobil setir kiri ke Vietnam. Berkaca dari kesuksesan tersebut, Chery pun dituntut untuk membangun pabrik perakitan mobil independen di Indonesia.
(riar/din)











































Komentar Terbanyak
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi
Guru ASN Gugat Aturan Telat Perpanjang SIM Harus Bikin Baru
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE