Senin, 06 Jan 2020 16:43 WIB

Biaya Ganti STNK dan BPKB yang Hilang atau Rusak karena Banjir

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Awal tahun 2020 disambut dengan bencana banjir di Jakarta dan sekitarnya. Selain kendaraan bermotor, dokumen berharga kendaraan seperti BPKB dan STNK mungkin rusak atau bahkan hilang terseret banjir.

Sebenarnya STNK dan BPKB yang hilang atau rusak karena banjir bisa diurus. Berapa biaya yang dibutuhkan untuk mengurus BPKB dan STNK rusak atau hilang karena banjir?



"(Biayanya) sesuai PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) yang berlaku di PP60 (Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia)," kata Kasubdit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Ditlantas Polda Metro Jaya Kombes Sumardji kepada detikcom melalui pesan Whatsapp, Senin (6/1/2020).

Mengacu pada peraturan tersebut, biaya penerbitan BPKB untuk kendaraan roda dua atau roda tiga sebesar Rp 225.000 per penerbitan. Sedangkan biaya penerbitan BPKB untuk kendaraan bermotor roda empat atau lebih sebesar Rp 375.000 per penerbitan.



Apa saja syarat mengurus BPKB yang hilang atau rusak karena banjir? Untuk BPKB yang rusak, pemohon disyaratkan untuk mengisi formulir permohonan. Sertakan KTP asli dan fotokopi pemilik kendaraan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com