Uniknya, semua mobil di kecamatan ujung utara Kalimantan ini berpelat nomor Malaysia. Mobil ini dibeli langsung dari Malaysia dengan menumpang nama kerabat yang tinggal di negeri Jiran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil Berpelat Malaysia di Perbatasan Kalimantan Foto: Ardan Adhi Candra |
Membeli mobil dari Malaysia menjadi satu-satunya jalan bagi warga perbatasan untuk memiliki kendaraan selain motor yang bisa didatangkan dari Tarakan atau Malinau menggunakan pesawat. Memiliki mobil menjadi kebutuhan penting warga Krayan untuk mendukung aktivitas sehari-harinya karena tidak ada transportasi umum di sini.
Arti mobil bagi warga perbatasan juga sebagai sarana untuk mengangkut kebutuhan sehari-hari mereka yang didatangkan dari Malaysia. Kebutuhan pokok Krayan hampir sepenuhnya didatangkan dari Malaysia.
Warga Long Bawan, Krayan, yang akrab disapa Agung mengatakan harga mobil yang dibeli dari Malaysia bahkan ada yang setara motor. Ia mencontohkan mobil yang terparkir di depan rumahnya sekitar Rp 30 juta. Bahkan ada juga orang Malaysia yang langsung datang ke Krayan menawarkan mobil.
"Kalau mobil kaya gini sama seperti motor, Rp 30 juta," ujar Agung sambil menunjuk mobil sedan.
(ara/lth)













































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk