Sabtu, 30 Nov 2019 16:09 WIB

PLN Pastikan Penyedian Daya Kendaraan Listrik Tak Hasilkan Polusi di DKI

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Luthfi Anshori Foto: Luthfi Anshori
Jakarta - Seiring dengan tumbuhnya populasi kendaraan listrik Indonesia tentu memerlukan pasokan daya listrik yang lebih banyak. Alokasi daya untuk kendaraan listrik itu diyakini tidak akan menambah polusi di udara akibat pembangkit yang mengandalkan batu bara.

"Pembangkit kita pun jauh dari keramaian, terdekat dari Jakarta itu 100 km di Suralaya. Jadi sangat aman. Lingkungan kita pelihara," kata Executive Vice President Corporate Communication dan CSR PLN, I Made Suprateka pada IIMS Motobike Expo di Istora Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2019).



Ia pun mendorong penggunaan kendaraan listrik di Indonesia sebab dapat meringankan neraca perdagangan dari impor migas. Saat ini PLN Indonesia mengandalkan batubara sebanyak 80 persen yang ada dalam negeri.

SPLU PLNSPLU PLN Foto: Rengga Sancaya


"Beban impor migas sangat tinggi tapi kalau listrik produk dalam negeri bahan baku pun dari dalam negeri. Jadi menggunakan impor sebagai energi prima kecil sekali hanya 5 persen berupa minyak solar. Selebihnya 80 persen batubara," ungkap I Made.



Dukungan PLN lainnya terhadap kendaraan listrik sekali lagi diingatkan Made. Seperti telah diinformasikan sebelumnya PLN memberikan insentif pada pengguna berupa gratis penambahan daya dan potongan biaya per kwh untuk pengisian kendaraan listrik dari jam 10 malam ke atas.

"Kita memberikan insentif berupa diskon kwh saat cas jam 10 sampai pagi saat beban puncak PLN secara keseluruhan turun. Kita juga berIkan siapa nanti yang beli sepeda motor listrik gratis tambah daya free," tutupnya.


PLN Pastikan Penyedian Daya Kendaraan Listrik Tak Hasilkan Polusi di DKI


Simak Video "Luhut ke PLN Soal SPLU: Jangan Jadi BUMN Sentris!"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com