Selasa, 12 Nov 2019 19:03 WIB

BBN Kendaraan Naik untuk Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kemacetan di Jakarta. Foto: Pradita Utama Kemacetan di Jakarta. Foto: Pradita Utama
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta meresmikan tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) baru. BBN-KB yang semula 10% naik menjadi 12,5%.

Ada beberapa pertimbangan Pemprov DKI Jakarta sebelum menaikkan BBN-KB. Tertulis dalam penjelasan umum atas Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 6 Tahun 2019, salah satunya adalah dalam upaya mengendalikan laju pertumbuhan kendaraan bermotor dan mengatasi kemacetan lalu lintas yang semakin tinggi di DKI Jakarta.



"Seiring dengan kondisi ekonomi yang membaik yang memberi dampak kenaikan produksi pada sektor industri kendaraan bermotor setiap tahunnya, implementasi penerapan tarif BBN-KB berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2010 tentang Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB 10%-RED) belum berdampak terhadap berkurangnya pertumbuhan kepemilikan kendaraan bermotor di DKI Jakarta," tulis penjelasan itu.



Selain untuk mengatasi kemacetan, Penerapan tarif BBN-KB 12,5% juga sebagai potensi penerimaan daerah. Hasil dari penerimaan daerah itu akan dimanfaatkan untuk beberapa hal, seperti pemeliharaan jalan.

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com