Selasa, 12 Nov 2019 10:47 WIB

Atasi Macet Jadi Pertimbangan Kenaikan BBN Kendaraan Jakarta

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kemacetan di Jakarta. Foto: Pradita Utama
Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengeluarkan peraturan soal tarif bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) baru. BBN-KB di DKI Jakarta untuk penyerahan kendaraan pertama naik 2,5 persen.

Menurut Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 6 Tahun 2019 tentang Perubahan Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2009 tentang Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, BBN-KB penyerahan pertama dikenakan tarif sebesar 12,5 persen. Selanjutnya untuk penyerahan kedua dan seterusnya tetap 1%.



Sebelumnya, dalam Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2009 tentang Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, BBN kendaraan bermotor ditetapkan sebesar 10% untuk penyerahan pertama.

Dalam peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 6 Tahun 2019 ditulis pertimbangan penyesuaian Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. Salah satunya adalah untuk mengendalikan kepemilikan kendaraan bermotor.



"Bahwa dalam implementasinya pengenaan tarif bea balik nama kendaraan bermotor (10% dalam Perda No. 9/2009-RED), belum dapat mengendalikan laju pertumbuhan kepemilikan kendaraan bermotor dan belum mampu mengatasi kemacetan lalu lintas di Provinsi DKI Jakarta sehingga perlu dilakukan penyesuaian tarif bea balik nama kendaraan bermotor," tulis pertimbangan peraturan tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Mobil Terbang Buatan Belanda Kantongi Izin Beroperasi di Eropa"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com