TransJakarta Tunggu Izin Operasi Bus Listrik

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 30 Agu 2019 10:17 WIB
Foto: Adhi Indra Prasetya/detikcom
Jakarta - PT Transportasi Jakarta masih menunggu waktu sampai benar-benar bisa mengoperasikan bus listrik di jalan raya. Sebelumnya, armada bus listrik TransJakarta masih terus diuji coba. Uji coba pertama dilakukan pada Mei-Juni lalu di kawasan wisata dan uji coba terakhir pada 28 Agustus lalu. Uji coba terakhir dilakukan di jalan raya dengan membawa jeriken berisi air untuk mensimulasikan bobot penumpang.

TransJakarta menguji bus listrik dengan jerigen air. TransJakarta menguji bus listrik dengan jerigen air. Foto: dok TransJakarta


Dijelaskan Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Agung Wicaksono, TransJakarta masih perlu menunggu penyelesaian beberapa dokumen legalitas supaya bus ramah lingkungan ini bisa sah digunakan di jalanan Indonesia.



"Pertama, kita perlu namanya STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan), kita juga harus punya pelat kuning karena untuk angkutan umum. Saat ini aturan-aturan itu mesti diselesaikan," kata Agung kepada wartawan di 'Forum Perhubungan' yang diselenggarakan detikcom bersama Kementerian Perhubungan di Hotel Harris Vertu, Harmoni, Jakarta, Kamis (29/8/2019) kemarin.

Bus listrik TransJakarta. Bus listrik TransJakarta. Foto: Adhi Indra Prasetya/detikcom


Agung menjelaskan, untuk biaya balik nama kendaraan bermotor ditetapkan di Kementerian Dalam Negeri. Kemudian ada aturan dari Kementerian Keuangan terkait pajak kendaraan bermotornya. "Itu ada PMK dari Kemenkeu supaya diterbitkan untuk bus listrik," kata Agung.

Masih berbicara soal aturan turunan dari Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019, Agung juga menjelaskan masih ada bahasan seputar tarif listrik yang wewenangnya ada di Kementerian Perhubungan dan Kementerian ESDM.



"Kalau memang kita mau mendorong bus listrik yang ramah lingkungan untuk mencegah macet ini bisa berjalan, maka bea masuknya kalau perlu dinolkan supaya bisa berjalan," lanjut Agung.

TransJakarta Tunggu Izin Operasi Bus ListrikFoto: Grandyos Zafna


Agung mengatakan jika bus listrik yang diuji coba TransJakarta sudah mendapat izin, maka proses uji coba di jalan raya untuk masyarakat umum bisa segera dilakukan. "Bisa langsung lakukan uji coba operasi dengan penumpang dari Bundaran Senayan ke Monas. Di rute itu kan ada MRT-nya di bawah pakai listrik kalau nanti di atasnya kita coba bus listrik juga, maka ke depannya area Sudirman-Thamrin di Jakarta paling tidak bisa menekan polusi udara," kata Agung.

Lalu kapan hal itu bisa terwujud? "Saya rasa bisa lebih awal dari (tahun 2021-Red) itu. Intinya, uji coba dulu kita targetkan di 2020 sekitar 10 unit," terang Agung.

Simak Video "DKI Targetkan TransJakarta Pakai Bus Listrik pada 2030"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)